- VIVA / Agus Rahmat
Guna memajukan bangsa dan negara, menciptakan kesejahteraan sosial dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pembangunan dibutuhkan, untuk kesejahteraan generasi berikutnya. Jokowi dan KH Ma'ruf, berjanji untuk mewujudkan hal itu. "Kami akan berjuang keras demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bagi 100 persen rakyat Indonesia," katanya.
![]()
Suasana kemenangan di markas Paslon 01
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengklaim, kemenangan capres dan cawapres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin adalah kemenangan rakyat Indonesia. Untuk itu patut disyukuri, terlebih penyelenggaraan pemilu serentak 2019 berjalan lancar.
"Pemilu hanyalah proses mencari pemimpin. Jokowi dan KH Ma'ruf Amin adalah Presiden dan Wapres kita semua. Pemimpin seluruh rakyat Indonesia," kata Hasto kepada wartawan di kantor PDIP, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Mei 2019.
"Kami mensyukuri kemenangan ini. Inilah kemenangan rakyat. Tapi perlu diingat, pemilu hanyalah alat mencari pemimpin. Jokowi dan KH Ma'ruf Amin adalah Presiden dan Wapres kita semua. Pemimpin seluruh rakyat Indonesia," imbuhnya.
Pada kesempatan sama, ungkap Hasto, Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri pun telah memberi ucapan selamat kepada Joko Widodo dan Ma'ruf Amin atas kemenangan tersebut.
"Megawati berharap kepada Jokowi, agar pemerintahan pada periode kedua ini, sepenuhnya diabdikan bagi kepentingan bangsa dan negara, serta memberikan perhatian besar bagi pembangunan manusia Indonesia," imbuhnya.
Hasto Kristiyanto juga menghimbau semua kader partainya, termasuk kader partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK), tidak melakukan selebrasi berlebihan atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.
![]()
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto ?
Menurut Hasto, kemenangan ini hanya perlu ditanggapi secara wajar, tidak berlebihan yang justru memperparah situasi sosial masyarakat akibat perbedaan pilihan selama proses pemilu berlangsung. Â
"Tak perlu melakukan selebrasi yang berlebihan, tidak perlu pengerahan massa, tanggapi kemenangan itu sebagai tanggung jawab untuk membangun Indonesia," imbaunya.
Hasto menambahkan, tugas para kader, jajaran parpol koalisi, tim kampanye dan relawan yaitu merangkul yang kalah untuk bersama-sama gotong royong membangun bangsa. Kalah menang dalam pemilu itu hal biasa.