- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Satu hal yang jadi perhatian Herdiwiyakto, adalah soal antrean masuk ke rest area. Ia mengimbau kepada para pemangku kepentingan, untuk memasang rambu rest area sudah penuh dan rambu informasi jarak rest area selanjutnya.
“Supaya, pengemudi bisa memperkirakan apakah dia mau melanjutkan perjalanan mencari rest area berikutnya, atau berhenti untuk istirahat. Jadi, juru parkir pengelola rest area dan Kepolisian harus sigap mengantisipasi ini,” kata dia menambahkan.
Hal senada disampaikan Dirut Jasa Marga, Desi Arryani. Menurutnya, perlu ada pengelolaan yang baik di tempat peristirahatan. Para pemudik juga diimbau memiliki tenggang rasa. “Walaupun rest area sudah kami tutup, ada masyarakat suka parkir terus jalan kaki. Jadi, itu perlu perhatian khusus. Masyarakat juga diimbau untuk tidak terlalu lama berada di rest area.
![]()
Peresmian sejumlah SPBU di Tol Trans Jawa oleh Menteri BUMN
Soal penyediaan bahan bakar minyak, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina, Mas'ud Khamid menjelaskan, saat ini ada sekitar 800 SPBU di seluruh Indonesia, yang bisa melayani para pengguna kendaraan di musim mudik tahun ini.
“Persentase kenaikan BBM, proyeksi kami 15 persen rata-rata nasional. Tapi, khusus di tol, naiknya bisa sekitar 30-40 persen khusus di Jawa Tengah. Kami jamin aman (stok BBM). Pertamina siapkan tiga kapal tanker utk sapu jagat, di Sumatera dan Jawa,” ujarnya.
“Ada 16 titik SPBU sementara di Sumatera. Kalau di tol Trans Jawa, ada 83 SPBU. 44 SPBU besar, dan ada 10 yang baru.”
Laut dan Udara
Persiapan tidak hanya dilakukan di jalur darat, namun juga semua transportasi yang melewati air. Salah satu upaya untuk memperlancarnya, adalah dengan menerapkan aturan ganjil genap pada kendaraan yang akan masuk ke kapal.
"Kami ingin masyarakat bisa mudik cukup baik, siang juga menjadi lebih tinggi dibanding malam hari, sehingga (jumlah pemudik) menjadi imbang," kata Dirut PT Angkutan Sungai, Danau dan Pelabuhan (ASDP) Indonesia Ferry, Ira Puspadewi.
Kendaraan pemudik yang menyeberang malam hari dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, akan terkena sistem ganjil genap, sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Jika tidak ingin terkena aturan itu, maka mereka bisa menyeberang mulai pagi hingga sore hari.