SOROT 126

Gerilya Si Pembocor Rahasia Dunia

Pendiri Wikileaks Bebas Dari Tuduhan Pemerkosaan
Sumber :
  • AP Photo/Scanpix/Bertil Ericson

Memang ada rencana yang dijalankan, namun hanya diketahui oleh staf yang terbatas. "Saat ini kami mengalami kekacauan,” ujar anggota WikiLeaks itu kepada Wired, saat Assange ditahan. Tak heran bila Assange sempat berujar, “Saya adalah jantung dan nyawa dari organisasi ini (WikiLeaks). Pendiri, pemikir, juru bicara, pengkode orisinil, pengorganisasi, pembiaya dan seterusnya.”

img_title Pendiri Wikileaks 'Bahagia' dengan Maraknya Hoax

Tentu saja, kharisma dan kepemimpinan Assange yang cenderung otokratik dan megalomaniak, juga mengundang friksi internal. Setidaknya 12 karyawan awal WikiLeaks, melakukan perlawanan dan hengkang dari WikiLeaks. Mereka juga sempat menyabot akun WikiLeaks dari tangan Assange.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daniel Domscheit-BergDi antara orang dekat Assange yang kemudian tak tahan dengan tingkahnya adalah anggota parleman Islandia Birgitta Jonsdottir dan Daniel Domscheit-Berg. Bahkan belakangan, Daniel juga mendirikan situs saingan WikiLeaks bernama OpenLeaks. 

img_title Obama Merasa Telah Menegakkan Hukum dengan Adil

Tak hanya itu, Daniel juga menulis buku tentang pengalamannya mendampingi Assange, bertajuk Inside WikiLeaks: My Time with Julian Assange at the World's Most Dangerous Website. “Julian sering berpikir tentangg hirarki, di mana dia selalu berada di atas, karena merasa paling pintar dan paling berpengalaman. Sementara yang lain berada di bawahnya dan tak boleh mengkritiknya,” kata Daniel kepada ABC

                                                  

img_title Obama Bebaskan Pembocor Dokumen Negara

Suka atau tidak, Assange telah berhasil membuat WikiLeaks menjadi sebuah entitas yang sangat diperhitungkan. Bocoran informasinya telah membuat gusar banyak pihak, mulai dari bocoran penanganan tahanan di Camp Delta Guantánamo, kasus email “Climategate” dari University of East Anglia Inggris, penggunaan akun email pribadi Sarah Palin, hingga kabel diplomatik yang membuat murka pihak Istana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

WikiLeaks juga telah menjadi fenomena yang tak kalah besar dari jejaring sosial Facebook. Bila Facebook memiliki peran atas gerakan politik di Mesir dan Tunisia, WikiLeaks pun berperan besar dalam pergolakan di Timur Tengah. Protes oposisi di Tunisia dan Mesir, turut dipicu oleh laporan kabel WikiLeaks tentang para diktator di negeri itu. 

“WikiLeaks yang mempublikasikan informasi yang ditulis oleh para duta besar pembohong, bermaksud menciptakan kekacauan,” kata Kolonel Khadafi seperti dikutip New York Times. Untuk mempelajari dampak bocoran WikiLeaks, badan intelijen Amerika CIA membentuk satuan khusus yang diberi nama WikiLeaks Task Force atau disingkat dengan WTF.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut