SOROT 272

BBM Channels, “Juru Selamat” BlackBerry?

Aplikasi BBM di perangkat Apple iPhone
Sumber :
  • blog.appszoom.com

img_title Betrand Peto Gak Sendirian, Teman Wanitanya Diduga Lakukan Kekerasan hingga Telinga Korban Sobek

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah wawancara dengan
img_title Gubernur Kalsel Perintahkan Rumah Sakit Prioritaskan Korban KM Virgo Transport 8
Wall Street Journal, Tyson Verstraete, Growth Consulting and Market Development BlackBerry mengatakan, BBM lintas-platfrom dan BBM Channels merupakan dua hal yang terpisah. Ia mengatakan, BBM Channels merupakan fitur, komponen dalam BBM.
img_title Maudy Ayunda Bahas Lelahnya Hadapi Berita Buruk di Indonesia, Banjir Kritik Netizen


BlackBerry memang sengaja mendahulukan rilis BBM lintas-platform sebagai 'pancingan' agar pengguna bisa menuju beberapa fitur BBM, termasuk BBM Channels.

"Sebagai komponen sosial, pada BBM tentu ada kesempatan monetisasi. Pengguna BBM yang lebih banyak berarti melibatkan BBM Channels yang lebih banyak pula," kata dia.

Perubahan strategi membawa BBM lebih sosial dengan BBM Channels, yang diharapkan bisa menjadi “denyut nadi” baru untuk masa depan BlackBerry.

BBM Channels sendiri sudah dirilis untuk pengguna BlackBerry pada akhir November lalu, tapi hanya khusus untuk pengguna BlackBerry 10 — sistem operasi terbaru BlackBerry.

Sedangkan untuk pengguna iPhone dan Android disebutkan akan hadir pada awal tahun 2014. Inilah yang digadang-gadang bisa mengubah nasib BlackBerry, modal besar untuk “bertempur” di arena pesan instan.

Akhir November lalu, BlackBerry mengungkapkan sudah puluhan brand telah menguji coba BBM Channels versi beta. Dalam waktu singkat, telah muncul 30.000 channel dan 100.000 pengguna BBM yang memakai BBM channels. Walau hanya versi Beta.

Meski benih pertumbuhan pengguna bertambah, tapi fitur BBM itu belum menjamin keuntungan BlackBerry. Keseimbangan finansial perusahaan ini tak lantas otomatis aman.

Analis IT World Canada, Shane Schick berpendapat BBM Channels hanya akan memberikan tambahan pendapatan saja.

"Saya tak berpikir perusahaan mengharapkan BBM Channels untuk masa depan perusahaan secara jangka panjang," tegas Schick. “BlackBerry jauh lebih besar dari sekadar perusahaan pesan chatting mobile.”

Serba cuma-cuma

Menariknya, BlackBerry tak mematok biaya pada BBM Channels. Demikian juga dengan pemilik brand atau entitas lain. Semuanya gratis.

"BBM tentunya layanan gratis. Kami memiliki ide lain bagaimana memonetisasi layanan ini," ujar Andrew Bocking, executive vice-president of BBM for BlackBerry pada The Morning Edition.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


BlackBerry yakin, BBM Channels dapat mendatangkan pemasukan dengan skema mengirimkan konten yang relevan dengan kebutuhan pengguna.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut