Mobil Listrik Mulai Menghipnotis Dunia

Ilustrasi mobil listrik / cas kendaraan listrik
Sumber :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

London, VIVA – Gelombang kendaraan listrik (EV) sedang melanda dunia dan mulai mengubah lanskap industri otomotif global. Meski ada tantangan, tren adopsi EV menunjukkan arah yang semakin kuat dan menjanjikan.

img_title Terpopuler: Harga Mobil Listrik di IIMS 2026, Hybrid Murah untuk Pemula, hingga Ban Khusus Kendaraan Elektrifikasi

Di Amerika Serikat, penjualan EV menghadapi hambatan berupa tarif, insentif yang menurun, serta persepsi konsumen yang belum sepenuhnya positif. Namun, meskipun pertumbuhannya melambat, data menunjukkan bahwa jumlah kendaraan listrik yang terjual tetap lebih tinggi dibanding tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

RHO Motion, lembaga riset yang fokus pada rantai pasok kendaraan listrik, mengonfirmasi tren kenaikan ini. Dari data tujuh bulan pertama 2025, penjualan EV global naik 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

img_title Meski Dihajar Diskon Ratusan Juta, Penjualan Mobil Listrik Masih Terseok di Jepang

Dikutip VIVA Otomotif dari Carscoops, Selasa 19 Agustus 2025, secara total dunia telah membeli 10,7 juta unit kendaraan listrik. Dari jumlah itu, China mendominasi dengan 6,5 juta unit, sementara Eropa mencatatkan 2,3 juta unit dalam periode yang sama.

Menariknya, pertumbuhan di Eropa mencapai 30 persen, sedikit di atas China yang tumbuh 29 persen. Sementara itu, wilayah lain di luar pasar utama mencatatkan kenaikan paling besar, yakni 42 persen.

img_title Pelita Air dan BYD Haka Auto Bakal Bagi-bagi Mobil Listrik, Catat Syaratnya

Sebaliknya, Amerika Utara justru menjadi wilayah dengan pertumbuhan paling kecil. Dengan hanya 1 juta unit terjual, kenaikan di kawasan ini hanya sekitar 2 persen.

RHO Motion menilai kebijakan dan kondisi pasar di Amerika Utara berperan besar terhadap lambatnya pertumbuhan tersebut. Menurutnya, meski ada peluang kenaikan jangka pendek, pasar AS berpotensi mengalami penurunan setelah insentif pajak kendaraan listrik berakhir pada September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Tiongkok yang menjadi pasar terbesar juga mengalami sedikit tanda perlambatan. Dari Juni ke Juli, penjualan EV di negeri tirai bambu turun 13 persen, yang diduga terkait dengan program subsidi pemerintah.

Walau demikian, gambaran besar menunjukkan bahwa dunia semakin terbuka terhadap mobil listrik. Tren ini diperkuat dengan semakin banyaknya produsen yang menghadirkan varian baru dan terjangkau di berbagai segmen.

Mobil Listrik VinFast VF MPV 7 di IIMS 2026

Mobnas Vietnam Harga Rp300 Jutaan, Begini Spesifikasi Lengkapnya

VinFast VF MPV 7 meluncur di IIMS 2026 dengan harga Rp300 jutaan. MPV listrik 7 penumpang ini tawarkan fitur modern, skema baterai fleksibel, dan jarak tempuh kompetitif.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut