Penjualan Mobil Lesu Bikin Industri Pembiayaan Kena Imbas

Penjualan Mobil
Sumber :
  • Antara/Zabur Karuru

Jakarta, VIVA – Tak sedikit perusahaan pembiyaan yang sangat bergantung pada permintaan pembiayaan mobil baru sebagai sumber utama pendapatan. Adanya tren penurunan penjualan mobil, dikatakan cukup memberatkan bisnis.

Toyota Land Cruiser Laku Keras di Dunia, Ini Negara yang Paling Banyak Beli

Yannes Martinus Pasaribu selaku pengamat otomotif mengungkapkan bahwa penurunan penjualan mobil akan menurunkan kontribusi sektor dalam perekonomian Indonesia.

Hal ini karena bisa berdampak pada penurunan pendapatan pajak, baik dari pajak penjualan maupun pajak kendaraan bermotor.

Terpopuler: Tren Mobil Paling Diburu hingga Inovasi China

Ilustrasi penjualan mobil

Photo :
  • Dokumentasi ACEA.

"Mengingat bahwa industri otomotif memiliki rantai pasok yang panjang, melibatkan berbagai industri pendukung seperti komponen, logistik, dan jasa keuangan. Penurunan penjualan mobil akan berdampak pada industri-industri ini," ujarnya saat dihubungi VIVA di Jakarta.

Persaingan Makin Sengit! Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Mei 2025

Menurutnya, penjualan mobil yang lesu ini akan berdampak langsung pada penurunan pendapatan lembaga pembiayaan.

"Penurunan angka penjualan mobil bisa mempengaruhi pendapatan dari lembaga pembiayaan, seperti bank dan perusahaan leasing, yang menyediakan kredit kendaraan bermotor," ungkapnya.

Ia melanjutkan, "Hal tersebut dapat mempengaruhi profitabilitas dan stabilitas keuangan mereka,"

Sebagai informasi tambahan, Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil di Indonesia tercatat mengalami penurunan pada Januari-Agustus 2024.

Penjualan wholesales mobil nasional mengalami penurunan sekitar 14,2 persen year on year (yoy) menjadi 560.300 unit, dari sebelumnya 675.859 unit.

Suzuki Wagon R facelift

Suzuki Wagon R Cetak Rekor Penjualan 10 Juta Unit, Perjalanan Panjang Ikon Mobil Kompak

Suzuki Wagon R sukses terjual 10 juta unit di seluruh dunia dalam 32 tahun. Simak sejarah, strategi global, dan rahasia di balik kesuksesannya.

img_title
VIVA.co.id
8 Agustus 2025