Intip Pendapatan Ojek Online yang Main 'Dua Kaki'

Pengendara Gojek. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rizki Aulia Rachman

VIVA.co.id – Perkembangan teknologi saat ini, membuat transportasi dengan menggunakan roda dua, atau ojek berbasis online banyak diburu masyarakat. Sebab, dianggap lebih aman, mudah, dan murah. Sedikitnya, terdapat tiga layanan ojek online yang populer saat ini, yaitu GrabBike, Gojek, dan Uber.

img_title Dua Komunitas Ojol Ini Tak Ikut Demo di Kemenhub dan DPR, Alasannya Mengejutkan

Terdapatnya beberapa perusahaan dengan jasa serupa, ternyata memberikan peluang bagi driver-nya untuk mendapatkan penghasilan berlipat. Caranya dengan menjadi driver di dua perusahaan berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang ditemui VIVA.co.id adalah pria berinisial D. Terjun pertama kali sebagai driver Gojek, D saat ini juga menjadi driver Uber yang secara resmi ikut merambah jaringan ini sejak April lalu.

img_title Pemerintah Beri Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM Buat Ojol hingga Kurir

"Sebelumnya saya hanya di Gojek, tetapi sekarang juga menjadi driver Uber. Saya sendiri yang menarik keduanya, hanya saja gantian, kalau lagi mau Gojek ya sudah. Tetapi, kalau lagi waktu selang, ya Uber. Kalau jam sibuk itu, Gojek soalnya agak sulit, soalnya banyak banget saingan. Kalau Uber itu harganya naik hingga dua kali lipat, kalau jam sibuk. Saat ini, masih jarang untuk Uber," katanya.

Saat disinggung mengenai pendapatannya selama satu bulan, dengan santai D mengatakan paling sedikit ia bisa mendapatkan uang sebesar Rp9 jutaan.Hal tersebut, karena D biasanya membawa uang Rp350 ribu setiap harinya.

img_title Malaysia Sahkan UU Pekerja Gig 2025, Apa Untungnya bagi Ojol dan Freelancer?

"Ada insentif tambahan juga kalau rajin narik. Saya kerja dari jam 7 pagi sampai jam 7 malam biasanya. Paling sedikit 10 penumpang, kadang bisa sampai 12. Jadi, pendapatan itu Rp350 ribu rata-rata. Saya kerja itu 26 hari, biasanya dalam satu minggu ada libur satu hari. Jadi, bisa Rp9 jutaan. Itu kotor ya, belum bensin sama makan," tambahnya.

Untuk pengeluaran setiap harinya, D mengaku biasa mengisi bahan bakar minyak (BBM) hingga Rp40 ribu dan makan, serta kopi itu biasanya Rp40 ribu. "Kalau dipotong makan sama bensin itu sekitar Rp2 juta sebulan, jadi masih ada sisa Rp7 juta, sangat lumanyanlah buat keluarga," katanya. (asp)

Oknum anggota TNI memukul salah satu Ojol di Pontianak

DPR Desak TNI Sanksi Tegas Prajurit Pukul Ojol di Pontianak

Komisi I DPR RI mendesak TNI menindak tegas oknum anggota yang melakukan pemukulan terhadap driver ojek online Teguh Sukma Akbar di Pontianak, Kalimantan Barat.

img_title
VIVA.co.id
22 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut