Tangki Cadangan Radiator Tak Boleh Diisi Penuh

Ilustrasi radiator coolant
Sumber :
  • Toyota Astra

VIVA.co.id – Radiator mobil umumnya dilengkapi dengan tangki cadangan atau reservoir. Fungsinya untuk menampung air yang mendidih akibat terpapar panas mesin mobil.

Kesalahan yang Biasa Terjadi saat Ganti Air Radiator Mobil

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosjadi mengungkapkan, tangki cadangan tak boleh diisi air sampai penuh.

"Ketika radiator panas, dia akan beri tekanan ke tangki cadangan. Airnya akan masuk ke reservoir. Dan bila reservoir penuh, air akan tumpah dan terbuang sia-sia," kata Anjar kepada VIVA.co.id di Jakarta, Rabu 28 Desember 2016.

Jangan Panik Bila Mobil Overheat, Ada Cara Mudah Mengatasinya

Menurut Anjar, mengisi air reservoir sebaiknya sesuai dengan batas yang terdapat pada badan tangki. Sebab, fungsinya hanya untuk menambahkan air radiator, agar jumlahnya tetap sesuai dengan kebutuhan.

"Isi air reservoir harus sesuai aturan. Kan ada batas atas dan atas bawah, ikuti itu saja. Kalau air diisi di batas bawah, otomatis performa pendingin enggak akan optimal," ujarnya singkat.

Viral Video Pengendara Buka Tutup Radiator Saat Mesin Panas, Ini Aturannya

Ia juga menyarankan untuk mengisi radiator dengan cairan khusus, bukan air mineral. Sebab, titik didih cairan khusus sedikit lebih tinggi ketimbang air biasa.

Selain itu, cairan khusus yang kerap disebut radiator coolant juga dicampur dengan bahan khusus yang dapat mencegah terbentuknya karat.

Apabila memakai air biasa, karat bisa terbentuk di saluran radiator atau jalur air mesin. Hal itu radiator mengalami korosi. Bahkan, kerak karat juga bisa menutup jalur air.

(mus)

Pengemudi membuka penutup radiator saat mesin masih panas

Ini Alasan Kenapa Radiator Mobil Tak Boleh Diisi Pakai Air Biasa

Masih banyak pemilik kendaraan yang mengisi radiator dengan air mineral atau air biasa, yang justru bisa berdampak buruk

img_title
VIVA.co.id
5 Juni 2025