Menguji Lagi Ganjil Genap di Tol

Peraturan Ganjil-Genap di Tol/Ilustrasi
Sumber :
  • ANTARA Foto/Widodo S Jusuf

Aturan Ganjil-Genap Jalan Tol

img_title Awal Juni, Rambu Perluasan Ganjil Genap Dipasang

Bambang meyakini, penerapan ganjil genap di Tol Tangerang dan Tol Jagorawi tidak akan berdampak pada kemacetan pada jalur alternatif. Sebab, berdasarkan survei BPTJ, pengguna jalan Tol Tangerang dan Jagorawi akan lebih memilih berangkat ke Jakarta lebih pagi, untuk menghindari pemberlakuan aturan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil survei preferensi penerapan ganjil genap pada gate Cibubur 2 pukul 06.00-09.00, sebesar 44,18 persen responden mengaku lebih memilih berangkat lebih pagi, menggunakan angkutan umum (0,27 persen) dan mayoritas responden memilih rute alternatif baik lewat tol maupun jalan raya (55,55 persen).

img_title Catat, Jelang Asian Games Ganjil Genap di Ibu Kota Diperluas

Mengantisipasi pengguna yang memilih jalan non tol, Dinas Perhubungan Tangerang sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur yang kemungkinan bakal dilalui pengguna, misalnya Jalan Daan Mogot, Kebon Nanas, dan BSD Tangerang.

Budi Karya menegaskan, ganjil genap tidak akan mempersulit masyarakat dalam menggunakan kendaraan pribadi. Kebijakan ini mengedukasi masyarakat agar menggunakan transportasi massal. 

img_title Jam Ganjil Genap Maju, Polisi Kaji Kelanjutan Uji Coba

Untuk mendukung aturan itu, BPTJ menyiapkan bus bagi pengguna jalan tol. 

BPTJ juga menyiapkan kantong-kantong parkir bagi pengguna tol yang ingin memarkirkan kendaraannya, kemudian naik bus menuju Jakarta. Kantong parkir itu antara lain tersedia di Alam Sutera. 

Untuk tarif bus tersebut, kata Budi, akan diterapkan sama dengan sebelumnya, yakni Rp10 ribu sekali perjalanan. Dan direncanakan dilakukan uji coba di ruas Tol Jakarta-Bogor, khususnya di Tol Cibubur 2, pada 16 April 2018.

"Karenanya untuk Tol Jakarta-Bogor. Tanggal 16 (April) kami akan mencoba bus dari Bogor ke Jakarta dengan menyediakan jalur khusus sampai ke Pasar Rebo," paparnya.

Jalur khusus angkutan barang

Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno memprediksi, hasil uji coba ganjil genap Tol Tangerang dan Tol Cibubur, kemungkinan tak jauh beda dengan Bekasi. Kemacetan akan turun. 

Namun menurutnya, pengguna kendaraan pribadi tidak serta merta akan beralih ke angkutan umum. Mempertimbangkan hasil survei, persentase responden untuk memilih angkutan umum cuma 0,27 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peralihan ini masih belum bisa terjadi dalam waktu dekat ini, lantaran fasilitas angkutan umum belum sampai pada tiap kawasan perumahan tempat tinggal pengguna. 

"Jadi harus perbanyak fasilitas angkutan umum ke semua kawasan perumahan," ujar Djoko kepada VIVA. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut