HIV Positif Bukan Akhir Segalanya
- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Oleh karena itu, Andrea menyarankan untuk bergabung dengan komunitas yang bisa membantu menyemangati ODHA untuk terus sehat dan konsisten menjalani terapi ARV.
"Buat teman-teman HIV+ yang butuh penguatan dan pendampingan, bisa gabung komunitas @guebisa atau khusus perempuan, bisa ke @ippi_indonesia," ujar Andrea.
Perang melawan HIV/AIDS juga akan terus dilakukan orang-orang di seluruh dunia. Tentu saja, bicara hal ini, Anda juga harus memahami pentingnya mengetahui status kesehatan seksual Anda, agar jika terjadi apa-apa, bisa cepat ditangani.
Di Indonesia sendiri, sudah cukup banyak tempat-tempat yang menawarkan layanan cek HIV gratis. Andrea membagikan informasi daftar klinik dan puskesmas di Jakarta dan luar Jakarta yang menawarkan layanan tersebut lewat laman ini.
Lantas, siapa yang wajib untuk melakukan tes HIV?
"Prinsipnya, siapa pun (menikah atau belum), selama masih melakukan perilaku seksual berisiko (gonta-ganti pasangan tanpa kondom), juga tukar jarum suntik obat apa pun," ucap Andrea.
Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa mereka yang melakukan hal-hal yang ia sebutkan di atas juga wajib melakukan tes IMS (infeksi menular) setiap kali habis ganti pasangan tanpa kondom, tes HIV tiga bulan setelah kontak berisiko tersebut, pap smear minimal setahun sekali untuk deteksi dini tumor dan kanker rahim.
Terakhir, ia mengingatkan untuk selalu melakukan perilaku seks bertanggung jawab untuk mencegah kehamilan tak direncanakan dan penularan penyakit. (ren)