Bola Panas Rizieq Shihab

Imam Besar FPI Rizieq Shihab
Sumber :
  • Instagram

Rumah Muhammad Habib Rizieq di Arab Saudi

img_title FPI Sampaikan Amanat Habib Rizieq ke Prabowo soal Wafatnya Ali Khamenei

Rumah Rizieq di Arab Saudi. Dok. Kapitra Ampera

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak ayal, Rizieq juga mengatakan hakul yakin soal operasi intelijen yang terjadi terhadap dirinya. “Karena itu kepada semua pihak saya ingatkan jangan bermain-main melakukan suatu gerakan intelijen di negara itu karena itu hukuman serius. Saya disuruh membuat daftar orang-orang yang saya curigai mematai-mati saya, saya sedang membuat daftar tersebut yang direkrut pihak tertentu untuk memata-matai,” ujar dia.

img_title Habib Rizieq Bekukan Kepengurusan TPUA, Apa Alasannya?

Tak hanya Rizieq dan Eggi, kuasa hukum Rizieq, Munarman juga lebih awal menyatakan soal operasi false flag yang menyasar Rizieq dan didalangi oleh orang-orang yang ahli dalam intelijen. Lalu pentolan FPI, Novel Bamukmin senada juga menyatakan tudingan bahwa operasi intelijen dijalankan terhadap Rizieq.

Tanpa Dasar Kuat

img_title Habib Rizieq Sentil Materi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono soal Salat: Anda Itu Pelawak, Bukan Ulama

Sementara pemerintah dan intelijen negara yang terkesan dituding bermain dalam penangkapan dan pemeriksaan Rizieq tak tinggal diam. Apalagi nama Jokowi dibawa-bawa dan dianggap tak berpihak pada perlindungan Rizieq di negara asing.

Pada Jumat kemarin, Menko Polhukam Wiranto menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap Rizieq adalah ranah hukum dan wewenang penegakan hokum di Arab Saudi. Dia sendiri merasa enggan berkomentar banyak.

"Itu urusan Arab saudi. Saya enggak akan mengurusi negara lain," kata Wiranto di kantornya di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat 9 November 2018.

Apalagi menanggapi tudingan adanya operasi intelijen dalam kasus ini, Wiranto yang juga mantan Ketua Umum Partai Hanura itu memilih irit bicara. Dia menilai, dugaan semata tak bisa menjadi dasar yang kuat menuduh pihak-pihak tertentu apalagi hanya berasal dari mulut ke mulut.

“Ah jangan katanya, saya enggak bahas ‘katanya’,” kata Wiranto.

Kapitra Ampera dan Habib Rizieq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Badan Intelijen Negara (BIN) juga menyayangkan adanya tudingan tak berdasarkan yang dikait-kaikan dengan operasi intelijen di negara orang. Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto mengatakan pihaknya sama sekali tak terkait dengan insiden pemasangan bendera kontroversial itu.

"Itu tidak benar ya karena operasi intelijen. Kita ingin masalah ini jangan melebar ke mana-mana," kata Wawan kepada tvOne baru-baru ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut