IIMS 2019, Gempita Jelang Hari Raya
- MMKSI
Sejak pameran digelar pada 25 Mei hingga 3 Juni, menurut Presiden Direktur Dyandra, Hendra Noor Saleh, tercatat penjualan sebanyak 10.148 unit. Yang terdiri dari 9.134 unit mobil, dan 1.014 unit sepeda motor.
Angka itu lebih banyak dibandingkan dengan 2018, yang selama sembilan hari pameran hanya mencatatkan angka penjualan 874 unit motor dan 7.134 unit mobil. Nilai transaksi juga berbeda, Rp2,5 triliun di 2018 dan Rp3,1 triliun di 2019.
Momen jelang lebaran
Pihak Dyandra mengatakan, ada tiga faktor yang membuat pameran IIMS 2019 mencapai angka tersebut, yakni kepercayaan diri masyarakat untuk membeli kendaraan mulai terjadi sesudah pemilihan umum.
Kemudian waktu pameran yang mendekati musim libur lebaran, serta adanya produk-produk baru yang ditawarkan oleh agen pemegang merek mobil maupun sepeda motor.
Kebiasaan mengganti mobil jelang hari raya, kata Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor, Rouli Sijabat, memengaruhi penjualan mobil selama diselenggarakannya IIMS 2019.
![]()
"Karena pelaksanaan IIMS tahun ini mendekati musim mudik lebaran, dimanfaatkan oleh konsumen yang mencari kebutuhan untuk mudik dan lain-lain," tuturnya.
Sementara itu, Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto, mengaku sudah mengantongi lebih dari tiga ribu surat pemesanan kendaraan (SPK), selama delapan hari diselenggarakannya pameran.
"Jumlah SPK kami sejak 26 April sampai dengan 3 Mei 2019, 3.098 unit," kata Soerjo.
Angka yang cukup menggembirakan juga didapatkan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia. Selama 11 hari pameran, mereka berhasil mencatat 3.104 unit surat pemesanan kendaraan.
Xpander mendominasi pemesanan sebanyak 69 persen. Disusul Pajero Sport dengan 28 persen, serta gabungan Triton dan Outlander Sport menyumbang tiga persen dari total SPK.
Rasa bahagia juga diungkapkan Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor, Thomas Wijaya. Ia mengatakan, momentum IIMS tahun ini lebih pas dari sebelumnya.
“Momentum IIMS 2019 ini pas sekali, dekat-dekat lebaran. Jadi kami lihat sih, di edisi sekarang, AHM cukup terbantu. Penjualan dan prospek kami jauh meningkat,” tuturnya.
“Kurang lebih sampai Jumat 3 Mei, kami sudah menjual sekitar 1.000 unit. Kalau dibanding tahun lalu, tentu meningkat. Di edisi sebelumnya, kami hanya menjual 600 sampai 700 unit saja,” kata dia menambahkan.