Bom Solo Bagian dari Serangan Global ISIS
- ANTARA/Maulana Surya
Dalam video itu, sekelompok pemuda dan anak-anak yang terlihat di dalam gambar pun membakar tumpukan paspor yang kemudian diikuti sorak sejumlah orang di dalam video.
Video ini, diketahui disebar bersamaan dengan kejadian bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta pada Selasa 5 Juli 2016, sekira pukul 07.45 waktu setempat.
Kepolisian Indonesia juga telah memastikan jika serangan itu diduga berkaitan dengan isntruksi ISIS. "Dari ISIS ada instruksi untuk melakukan aksi teror di seluruh dunia," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.
Oktober tahun 2015, Juru Bicara ISIS, Abu Muhammad menebar ancaman serangan yang akan dilakukan pada Ramadan tahun ini. Namun yang menjadi sasaran kata dia adalah kantung-kantung Barat yang dimaksudkan merujuk pada Eropa dan Amerika. Pesan teror itu disiarkan melalui pidatonya di media ISIS, Al Furqan.
Meskipun ancaman itu dinilai sejumlah kalangan termasuk otoritas pemerintah Irak dan Amerika Serikat hanya isapan jempol. Pasalnya, kekuatan ISIS dinilai melemah dalam beberapa bulan belakangan saat pesan teror itu disebarkan.
Realitanya, patut dicatat, selama bulan Ramadan tahun 2016, serangan teror jamak terjadi di berbagai belahan dunia.
Pekan lalu masih di Ramadan, Bandara Ataturk, Istanbul, Turki diserang senjata api dan ledakan bom. Tragedi yang terjadi pada Selasa malam, 28 Juni 2016 tersebut berawal dari ledakan bom di pintu masuk terminal udara. Serangan teroris ini menewaskan setidaknya 41 orang sementara 239 orang terluka yang mencakup warga Turki dan para warga negara asing. ISIS kemudian mengklaim sebagai pelaku aksi kekejaman.
Sementara pada hari yang sama, serangan bom juga terjadi di restoran dan bar Movida di Kuala Lumpur, Malaysia. Menurut Kepolisian setempat, dimungkinkan keterlibatan ISIS dalam serangan yang mencederai hingga delapan orang tersebut. Dua orang sudah ditahan terkait penyerangan setelah sejumlah warga Malaysia sebelumnya diketahui bertolak ke Suriah. Ledakan ini disebut sebagai serangan perdana yang diduga dilakukan ISIS di negri Jiran.
Hitungan hari, serangan dan penyanderaan terjadi di Kafe Holey Artisan Bakery di Dhaka, Bangladesh. Dalam aksi kejahatan itu, lebih dari 20 orang yang sempat menjadi sandera tewas termasuk anggota Kepolisian. Selain itu, lebih dari 30 orang menderita luka-luka. Kafe yang menjadi lokasi serangan memang dikenal sebagai lokasi berkumpul para ekspatriat. Serangan brutal di Kafe Holey terjadi pada Jumat, 1 Juli 2016. Anggota kelompok militan yang berafiliasi dengan ISIS diidentifikasi oleh saksi menjadi salah satu pelaku penyerangan dan penyenderaan.