Bom Solo Bagian dari Serangan Global ISIS
- ANTARA/Maulana Surya
Namun kali ini, tepat pada Ramadan 2016 sejumlah negara harus dikejutkan dengan aksi terorisme. ISIS kali ini dituding sebagai biang kerok. Tak hanya berorientasi Barat, negara-negara Islam bahkan masuk dalam daftar sasaran. Dari delapan negara yang paling mutakhir menjadi lokasi serangan, Turki, Arab Saudi, Irak, Bangladesh, Indonesia dan Malaysia adalah negara yang mayoritas berpenduduk Muslim.
Ramai-ramai lalu otoritas dan masyarakat di berbagai belahan dunia mengutuk aksi teror tersebut. Para pemerintah negara menyuarakan tidak akan takut berhadapan dengan teror dan siap memerangi terorisme yang mengusik kedamaian di negeri masing-masing.
Hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga langsung berespons cepat atas kejadian ledakan bom yang terjadi di kota asalnya, Solo. Dia meminta masyarakat tidak panik dan menjanjikan Kepolisian akan sigap mengungkap aksi teror. Serangan teroris lantas sama sekali tak menyurutkan semangat Presiden yang sedang berada di Padang, Sumatera Barat, untuk kembali ke Solo dan merayakan Idul Fitri di kampung halamannya.
“Kita melihat bom di hampir semua negara, di Turki, Bangladesh, Irak dan di (area) Masjid Nabawi di Saudi. Kita tidak benarkan itu, tidak bisa ditoleransi apalagi di Masjid Nabawi,” kata Presiden Jokowi.