Vaksin Beredar, Indonesia Bebas Demam Berdarah?

Pengembangan vaksin untuk Virus Zika.
Sumber :
  • REUTERS/Mike Segar

Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc-VPCD, mengatakan bahwa vaksin DBD ini efektif untuk pasien usia dewasa, dan justru kurang efektif pada pasien anak usia balita.

img_title BPOM: Uji Sampel Vaksin AstraZeneca Aman dan Dapat Ditoleransi Baik

"Berdasarkan studi atau uji klinis yang sudah ada, vaksin ini efektif untuk beberapa kelompok usia. Efektivitas terbaik didapatkan pada kelompok usia 9-45 tahun. Namun, pada usia dibawah 9 tahun efektivitasnya justru terbilang rendah," ujar dokter lulusan University of Sienna, Italia, ini saat dihubungi VIVA.co.id pada Kamis 20 Oktober 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembuatan lisensi dari BPOM diakui Dirga membutuhkan data tambahan, dan tentunya membutuhkan waktu.

img_title Vaksin Nusantara Masuk Uji Klinis Fase 2, Ganjar: Penting Dikawal

"Lisensi penggunaan vaksin dengue di Indonesia saat ini baru tersedia untuk usia 9-15 tahun. Sedangkan untuk usia 15-45 tahun, diperlukan data tambahan. Namun saya yakin, ke depan BPOM juga akan mengeluarkan lisensi untuk usia lainnya," kata dia.

Efektifitas vaksin DBD

img_title Mengenal Vaksin Nusantara, yang Sedang Uji Klinis di Semarang

Seperti yang kita ketahui bahwa virus dengue ini memiliki banyak jenis, selain itu kondisi daerah endemik dengue memiliki serotipe (jenis zat atau virus) yang berbeda. Terdapat empat serotipe virus dengue di Indonesia, yakni Den-1, Den-2, Den-3 dan Den-4, sehingga membuat kasus demam dengue dapat terjadi bergantian sepanjang tahun. Karena itu, efektifkah vaksin buatan Perancis ini jika digunakan di Indonesia?

Berdasarkan uji klinis di 10 negara Asia dan Amerika latin (termasuk Indonesia), dr Dirga Rambe mengatakan bahwa vaksin yang telah beredar di beberapa kota di Indonesia ini terbukti aman dan efektif hingga 90 persen.

"Berdasarkan studi, efektivitas vaksin ini dapat dinilai menggunakan tiga indikator yaitu mencegah dengue bergejala, mencegah perawatan di rumah sakit, dan mencegah dengue berat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk kelompok yang menunjukkan gejala pada penyakit tersebut, efektivitasnya sebesar 65,6 persen. Sedangkan angka lebih tinggi, berada pada kedua cara lainnya yakni untuk cegah perawatan di RS akibat dengue sebesar 80,8 persen dan mencegah infeksi dengue berat sebesar 92,9 persen.

Vaksin tersebut diberikan untuk tiga kali suntikan dengan jarak waktu enam bulan. Setiap suntikan mengandung vaksin untuk semua tipe virus dengue, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Selain itu, mereka yang sudah pernah kena demam berdarah, tetap dapat divaksinasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut