Kanker Payudara Meneror Wanita Indonesia

Ilustrasi kanker payudara
Sumber :
  • Pixabay/pexels

Serangkaian pengobatan ia jalani, mulai dari pengobatan medis serta kemoterapi dan radiasi. Tak hanya itu, Samantha juga harus kehilangan payudaranya melalui mastektomi (operasi angkat payudara) karena sel kanker yang telah menyebar di payudaranya.

img_title Cegah Kanker, Ini Lima Cara Menjaga Kesehatan Payudara

Di sela-sela perawatannya, ibu kandung dari artis cantik Chelsea Islan itu bersama dua orang temannya, mendirikan komunitas Lovepink dan menjadi ketua sejak Oktober 2013. Kini, ia baru saja terpilih sebagai Healthy Fearless Survivor, di salah satu program penghargaan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Misi kami karena cinta dengan perempuan lainnya yaitu anak perempuan dan para ibu. Dengan komunitas Lovepink, maka ibu-ibu harus sehat dan peduli pada kesehatannya terutama payudaranya melalui SADARI agar tetap bisa mendampingi keluarganya," ujar Samantha di acara BRAND's Health Awards saat itu.

img_title COVID-19 Perburuk Kondisi Pasien Kanker, Ahli: Jalan Keluarnya Vaksin

Survivor yang semangat menjalani hidup sehat tersebut, sangat berpengaruh menularkan semangat positif kepada para pengidap kanker lainnya. Ia sangat aktif dalam mengadakan kampanye pencegahan kanker payudara serta menyebarluaskan kesadaran akan bahaya kanker.

Dengan begitu, Samantha percaya, kesadaran akan rentannya terserang kanker payudara, dapat meningkatkan kewaspadaan para wanita di Indonesia melalui komunitas Lovepink yang telah memiliki 500 anggota tersebut.

img_title Kasus Kanker Payudara Meningkat, Dokter: Benjolan Dikira Hormonal

Deteksi Dini

Meski semakin banyak pihak gencar mengkampanyekan cegah kanker payudara, namun penyebab kanker payudara secara khusus hingga saat ini masih belum diketahui secara jelas. Meski begitu, ada beberapa kemungkinan yang bisa dideteksi sebagai penyebab kanker payudara, yaitu berat badan tidak terkontrol, konsumsi alkohol, memiliki riwayat kanker payudara sebelumnya,benjolan jinak pada payudara, pengaruh genetika, faktor usia, paparan karsinogen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gejala kanker payudarapun dapat dideteksi dengan melihat dan merasakan beberapa indikasi awal seperti adanya benjolan keras atau kulit tebal di area payudara yang mungkin terasa gatal atau bisa jadi hanya terasa sakit ketika ditekan. Gejala lain yang harus diwaspadai termasuk juga adanya pendarahan atau keluarnya cairan tidak dikenal dari puting.

Tak hanya itu, perubahan bentuk puting menjadi lebih masuk ke dalam juga menjadi gejala kanker payudara, termasuk juga saat melihat kulit payudara menjadi keriput dan cenderung kemerahan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut