ICCF 2020: Refleksi Potensi Daya Cipta Demi Kepulihan Yang Harmonis

kemkopukm
Sumber :

VIVA – Indonesia Creative Cities Network (ICCN), sebuah organisasi simpul yang telah menghubungkan jejaring forum lintas komunitas di lebih dari 210 kabupaten/kota se-Indonesia, akan kembali menyelenggarakan kegiatan rutin tahunannya, Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) di tahun 2020 ini. ICCF kali ini direncanakan untuk berlangsung pada tanggal 26-28 Nopember di Bali, dengan menerapkan prosedur dan cara yang berbeda, terkait situasi pandemi Covid-19.

img_title Dukung Industri Kreatif, Hypernet Technologies Siap Penuhi Kebutuhan Internet di Festival Musik Besar

Di tahun 2019 lalu, pada tanggal 4-5 November, ICCF diselenggarakan di Ternate, Maluku Utara, dengan mengangkat tema besar “Tara La No Ate”, yang dapat diartikan sebagai “Turun ke bawah dan pikat”. Hadir saat itu, antara lain Martin Hartono (GDP Vennture), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta sejumlah bupati, wali kota, pelaku usaha kreatif, rekan media, akademisi, serta komunitas kreatif, yang mengisi berbagai panel dalam rangkaian acara. ICCF 2019 tersebut dirayakan secara masif dan leluasa meriah, bahkan hingga terjadi pencapaian tingkat dunia melalui momentum "Gugu Gia Si Kololi", di mana lebih dari 40.000 orang berdiri mengelilingi Gunung Gamalama sambil bergandengan tangan, sebagai simbolisasi “memeluk”, selama 7 menit. Salah satu kegiatan utama ICCF 2019 ini menjadi wujud tekad dan komitmen bersama untuk senantiasa menjalin serta memperkuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, ICCF 2020 mengambil tema “Siwam, Satyam, Sundharam”, frasa Bali yang berarti Kesucian, Kebenaran/Kemuliaan, Keindahan/Kreativitas, yang mengandung pesan inti memaknai momentum pandemi untuk meraih kembali kemuliaan spiritual, kemanusiaan, dan alam, melalui kreativitas. “Ringkasnya, kreativitas untuk kemuliaan,” jelas Fiki Satari, Ketua Umum ICCN, “Karena kita yakin bahwa situasi yang sedang kita hadapi bersama ini justru memberikan kita kesempatan untuk sejenak berdiam diri dan merefleksikan segala upaya cipta, daya kreasi, dan karya kita, dalam hubungannya dengan kemanusiaan dan pemajuan peradaban”. Hal ini merupakan salah satu dari 10 Prinsip Kabupaten/Kota Kreatif ICCN, yaitu, “Kota yang memuliakan kreativitas masyarakatnya: kota yang memanfaatkan dan mengembangkan kecerdasan, kearifan lokal, keterampilan, daya cipta, serta kemampuan nalar, ilmu pengetahuan dan teknologoi sebagai dasar penciptaan serta inovasi”.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Dukung Industri Film RI, Amar Bank Usung Solusi Finansial hingga Akses Pembiayaan
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut