2022 Kinerja Himbara Diproyeksikan Kembali Bersinar

Gedung BRI 1 / Bank BRI
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA – Kinerja bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) diproyeksikan kembali bersinar tahun ini, dan diharapkan mampu lebih mengatrol pertumbuhan ekonomi di masa pemulihan pasca krisis akibat pandemi.

img_title Erick Thohir Ajukan Usulan Anggaran Kementerian BUMN 2026 Sebesar Rp 604 Miliar

Wakil Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listyanto berpendapat, dilihat dari sisi profitabilitas kinerja yang dibukukan Himbara tahun ini diperkirakan bisa lebih baik dibandingkan capaian pada 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Himbara menurut Eko, bisa mengambil peluang dari ketidakpastian ekonomi di tataran domestik maupun global. “Kalau bicara profitabilitas, bank Himbara [bisa] lebih hijau dari tahun lalu,” ujar Eko.

img_title Terima Kunjungan Dubes Australia, Erick Thohir Buka Peluang Investasi Produk Susu dan Daging

Dia mencontohkan, selain pandemi ada beberapa hal yang akan mendorong ekonomi dunia 2022 berada pada ketidakpastian yakni The Fed rate, gejolak harga minyak dunia, hingga tensi politik yang memanas di Eropa disebabkan konflik antara Ukraina-Rusia. Namun, ketidakpastian ekonomi yang ditimbulkan mengarah pada naiknya suku bunga.  

“Himbara bisnisnya kan sektor keuangan di mana tahun ini meski ada ketidakpastiaan, ketika suku bunga naik, bagi bank-bank yang likuiditasnya melimpah seperti Himbara ini, dan punya brand bagus, akan dapat potensi keuntungan yang lebih besar,” kata Eko menjelaskan.

img_title Respons Erick Thohir soal Wacana BBM Gratis sebagai Kompensasi Kasus Pertamina

Seperti diketahui, Himbara yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, secara total mampu meraup laba sebesar Rp72,05 triliun sepanjang 2021.

Laba yang dibukukan pada 2021 itu melesat 78,06% jika dibandingkan dengan perolehan pada 2020 yang sejumlah Rp40,34 triliun. Jika dirinci pada 2021, BRI mampu mencetak laba sebesar Rp30,76 triliun, Bank Mandiri Rp28,03 triliun, BNI Rp10,89 triliun dan BTN menyumbang laba senilai Rp2,37 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Eko pun berharap Himbara tetap dengan peran utamanya sebagai penggerak sektor riil melalui penyaluran kredit atau pembiayaan. Dengan demikian, sumbangsih Himbara pada pertumbuhan ekonomi nasional pun dapat terus meningkat.

Untuk itu, kata dia, pemerintah harus terus memberikan support dan arahan agar Himbara mampu melakukan penyaluran kredit dan pembiayaan lebih besar lagi ke depan. Penyaluran kreditnya pun bisa lebih merata, misalnya dari skala UMKM hingga perusahaan besar atau korporasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut