4 Tips Pilih Ranjang Lipat Dinding Buat Kamar Tidur Sempit

Ilustrasi kamar tidur minimalis.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Ranjang lipat dinding atau murphy bed sedang populer belakangan ini. Apalagi, ranjang lipat terbilang praktis, tidak bikin sempit, dan bisa memaksimalkan fungsi ruangan, terutama untuk rumah minimalis.

img_title Kecanduan Judi Online Hingga Depresi, Pria di Cilincing Nekat Akhiri Hidup Gantung Diri

Biasanya, tempat tidur ini bisa dilipat ke dinding dan sudah dilengkapi dengan kabinet atau lemari penyangga yang kokoh. Walaupun bisa praktis, kamu tetap perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini saat memilih murphy bed.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Perhatikan tata letak ruangan

img_title Viral Penampakan Burung Merak di Rumah Mewah Duren Sawit, Siapa Pemiliknya?

Sebelum membeli ranjang lipat dinding atau murphy bed, kamu perlu mengukur luas ruang terlebih dahulu. Siapkan ruang sekitar 50-80 cm di depan ranjang yang terbuka sebagai tempat kamu berdiri untuk membuka atau menutup murphy bed. Selain itu, ukur ketinggian dari langit-langit kamar hingga lantai. Pastikan saat kamu melipat murphy bed tidak terlalu menempel ke atas plafon kamar.

2. Tentukan tipe bukaan ranjang

img_title Prabowo: Target 25 Ribu Rumah tapi Realisasi 26 Ribu, Agak Anomali

Setelah memastikan kalau ada cukup ruang di dalam kamar, kamu dapat menentukan tipe bukaan ranjang, yaitu vertikal dan horizontal. Tipe vertikal paling umum digunakan karena bagian kaki tempat tidur yang digerakkan naik dan turun. Ranjang lipat dinding vertikal mengambil lebih sedikit ruang di dinding.

Sedangkan tipe horizontal, biasanya dilipat pada bagian sisi kanan atau kiri ranjang, bukan pada bagian kaki. Jika memilih tipe ini, kamu tidak memerlukan langit-langit kamar yang tinggi, tetapi pastikan lebar ruangan cukup besar.

3. Pilih material yang kokoh

Ranjang lipat dinding dapat dibuat dari berbagai bahan, seperti kayu solid, MDF, hingga stainless steel. Kayu solid adalah salah satu pilihan yang paling tahan lama, tetapi juga sangat berat.

Sedangkan MDF memiliki bobot yang lebih ringan, tetapi mungkin memiliki batas berat maksimum yang tidak sekuat kayu solid. Kalau bahan stainless steel dinilai lebih tahan lama dan kokoh, serta biasanya dipasangkan dengan lemari atau rak.

Jadi, pastikan kamu menyesuaikan material dengan berat badan. Agar tidak salah pilih, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan pembuat furnitur tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Pertimbangkan ukuran dan beratnya

Umumnya, ranjang lipat dinding dibuat sesuai dengan ukuran kasur standar, seperti single bed, queen bed, dan king bed. Kamu dapat memilih ukuran apa saja, tetapi perlu disesuaikan juga dengan luas ruangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut