Ole Romeny Cedera, Jens Raven Potensi Debut di Timnas Indonesia Senior

Striker Timnas Indonesia U-19, Jens Raven
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rizal Hanafi

Jakarta, VIVA – Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny dipastikan mengalami cedera serius jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 September mendatang.

Andre Rosiade Minta Patrick Kluivet Angkat Kaki dari Timnas Indonesia Jika...

Ole cedera saat membela klubnya, Oxford United bertanding menghadapi Arema FC di ajang Piala Presiden 2025, Kamis 10 Juli 2025 lalu. Penyerang naturalisasi itu ditekel keras oleh pemain Arema, Paulinho Moccelin.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa Romeny kini tengah dalam proses penanganan intensif. Ia telah diperiksa oleh tim medis Oxford United dan saat ini sedang menjalani konsultasi lanjutan dengan tim medis Timnas Indonesia di Belanda.

Kata Mauro Zijlstra Usai Resmi Jadi WNI

Ole Romeny, Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

"Sepertinya sudah diputuskan Ole akan menjalankan operasi hari Kamis. Jadi recovery-nya cukup panjang," ujar Erick kepada awak media di Jakarta, Rabu 16 Juli 2025.

Laga Debut Jay Idzes, Fabio Grosso Ungkap Blunder Fatal Sassuolo

Dengan durasi pemulihan yang diperkirakan memakan waktu beberapa bulan, keikutsertaan Ole dalam laga FIFA Matchday pada bulan September hampir pasti batal. Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi tim nasional, mengingat peran penting Romeny dalam lini depan Garuda.

Erick Thohir mengakui absennya Romeny akan menjadi kehilangan besar, namun menekankan bahwa cedera adalah bagian tak terpisahkan dari dunia sepak bola. Ia mengajak seluruh elemen sepak bola Tanah Air untuk tetap berpikir positif dan terus membangun kekuatan tim.

"Saya tidak mau pola pikir kita selalu dibelenggu oleh pesimisme. Kita harus terus membangun, menatap ke depan," tegasnya.

Salah satu solusi yang mulai dipertimbangkan adalah mempromosikan pemain potensial dari kelompok usia muda ke skuad senior. Nama Jens Raven mencuat sebagai salah satu opsi untuk menggantikan peran Romeny. 

Namun, kata Erick, keputusan akhir tetap berada di tangan Patrick Kluivert. "Nanti pelatih yang menilai. Mereka akan lihat seperti apa talenta pool yang ada dan siapa yang bisa dimaksimalkan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kedalaman skuad dalam sepak bola modern, terutama ketika menghadapi jadwal pertandingan yang padat dan risiko cedera pemain yang tinggi. "Itulah kenapa isu waktu istirahat pemain juga jadi sorotan di Piala Dunia Antarklub kemarin. Ini bagian dari sepak bola modern," tandasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya