Pesan Mendalam Dito Usai Erick Thohir Jadi Menpora

Menpora Erick Thohir dan Dito Ariotedjo
Sumber :
  • Kemenpora

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2023-2025, Dito Ariotedjo, menitipkan pesan khusus kepada Erick Thohir yang resmi menggantikannya. Dito berharap Erick tidak hanya berfokus pada sepakbola, meski saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.

img_title Geliat Industri Olahraga Indonesia, MotoGP Mandalika Bawa Dampak Rp4,8 Triliun

“Pak Erick titipan saya, walaupun Pak Erick Ketum PSSI, semoga olahraga lainnya diperhatikan lebih tinggi lagi. Kalau PSSI sudah top markotop. Ini tinggal garis tangan lolos piala dunia. Itu bukti kesuksesan Pak Erick,” ujar Dito dalam acara serah terima jabatan (sertijab) di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta Pusat, Kamis 18 September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dito mengingatkan sejumlah agenda besar olahraga yang akan segera dihadapi Indonesia. Mulai dari MotoGP, kejuaraan dunia gimnastik pada Oktober mendatang, hingga SEA Games. Ia optimistis pengalaman dan jam terbang Erick mampu membawa prestasi lebih tinggi.

img_title KIE Suporter Bali Jadi Momentum Perkuat Industri Olahraga Profesional

“Semoga keberuntungan Pak Erick sebagai Menpora membawa peringkat SEA Games kita dan perolehan medali SEA Games kita meningkat,” kata Dito.

Selain urusan prestasi olahraga, Dito juga menitipkan perhatian pada penguatan sumber daya manusia (SDM) internal Kemenpora. Menurutnya, di masa kepemimpinannya, tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kemenpora sudah mencapai 70 persen, melanjutkan perjuangan Menpora sebelumnya, Zainudin Amali.

img_title Erick Thohir Ingin Siapkan Dana Pensiun Buat Atlet dan Pelatih

“Dan saya yakin di tangan Pak Erick ini bisa, dan juga Pak Erick internal kami, internal SDM di Kemenpora selalu kami kuatkan dari sisi pendidikan dan juga pelatihan,” ujarnya.

Dito menegaskan, penguatan SDM Kemenpora menjadi kunci untuk kemajuan pemuda dan olahraga nasional. “Karena memang kalau internal Kemenpora tidak kuat, bagaimana kita bisa membuat sejahtera dan juga membuat strategi ke depan baik pemuda dan juga olahraga ini lebih baik,” tutupnya.

Ilustrasi Pojok KC

Saatnya Menata Sepak Bola Kita

Tim nasional adalah puncak dari sebuah ekosistem, bukan hasil dari proyek darurat. Ia dimulai dari sekolah sepak bola, dari liga usia dini yang bukan hanya seleksi bakat tapi pembibitan jiwa.

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut