Kapasitas Penonton untuk PON Papua Hanya 25 Persen

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemenko Ekonomi.

VIVA – Pemerintah membatasi penonton dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON), Papua, Oktober 2021 mendatang. Penonton hanya dibatasi 25 persen dan harus sudah menerima vaksin sebanyak dua dosis.

Menpora Dito: Insya Allah PON 2028 Tetap di NTB

“Tadi Bapak Presiden sudah putuskan dengan 25 persen penonton dengan syarat vaksinasi dua kali, vaksin baik vaksin pertama dan vaksin kedua. Kemudian platform peduliLindungi untuk diintegrasikan dengan aplikasi sejenis secara global," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan siaran pers secara virtual, Sabtu 20 September 2021. 

Sebelumnya diberitakan, Menteri pemuda dan olahraga, Zainudin Amali mengatakan, paradigma yang memandang ajang olahraga sebelah mata, harus diubah. 

NTB Makin Percaya Diri Sukses Jadi Tuan Rumah PON 2028

Peran dan fungsi olahraga bukan hanya ajang prestasi, tapi lebih besar lagi pembawa dampak positif dan pembentukan karakter atau sikap setiap anak bangsa masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. "Cara pandang kita terhadap olahraga harus berubah seiring dengan berjalannya waktu," kata Amali, dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertema" Bangun Nasionalisme dan Kebersamaan" di Jakarta, Senin 13 September 2021.

Sementara itu, dari sisi keamanan, kepolisian pula menyatakan bersama TNI telah mengidentifikasi dugaan adanya teror dari kelompok kriminal bersenjata teroris (KKB) Papua yang mengganggu pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

FORNAS NTB 2025, Magnet Baru Sport Tourism dan Bukti Kesiapan Jadi Tuan Rumah Event Dunia

“Polri bersama TNI dan instansi lain telah menyiapkan rencana pengamanan dari kegiatan tersebut, dan telah identifikasi berbagai hal-hal yang kemungkinan akan muncul, salah satunya gangguan dari KKB,” kata Rusdi di Mabes Polri pada Kamis, 16 September 2021.

Menurut  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, aparat keamanan di lapangan nanti serta instansi lainnya telah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah gangguan jelang persiapan kegiatan PON XX 2021 di Papua pada 2-15 Oktober 2021. “Telah disiapkan langkah-langkah untuk pencegahan daripada gangguan yang disebabkan oleh KKB,” ujarnya.

Ketua Percasi DKI, Hardiyanto Kenneth

Percasi DKI Langsung Tancap Gas Gelar Kejurda

Langkah cepat langsung diambil Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta di bawah kepemimpinan baru Hardiyanto Kenneth

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2025