Abraham Samad
- Istimewa
Abraham Samad kemudian mengagas mendirikan Anti Corruption Committee (ACC) di Sulawesi Selatan. Saat itu dia pernah membongkar kasus korupsi yang melibatkan wali kota Makassar dan sejak itu Abraham Samad dikenal sebagai tokoh anti korupsi di luar Jawa.
Pada umur 45 tahun, dalam situs KPK, Abraham terpilih menjadi ketua Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) dengan perolehan suara terbanyak. Ketua KPK termuda ini meraih 43 suara dari total 56 suara dalam proses pemungutan suara di Komisi Hukum DPR RI.
Dia memimpin KPK bersama Zulkarnain,Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, Adnan Pandu Praja untuk Periode 2011-2015. Di akhir masa jabatannya, ia mengundurkan diri karena perseteruan dengan kepolisian yang menyatakan dirinya sebagai tersangka. Ia disangkakan dalam kasus lama sebelum menjadi ketua KPK.
BIODATA
| Nama Lengkap               | : Dr Abraham Samad, S.H., M.H. |
| Nama panggilan                    | : Abraham Samad |
| Tempat, Tanggal Lahir         | : Makassar, 27 November 1966 |
| Agama                             | : Islam |
| Jabatan                               | : Ketua KPK 2011-2014 |
| Â | Â |
| KELUARGA | Â |
| Istri                        | : Indirani Kartika |
| Anak | : Nasya |
| Â | Â Â Rantisi |
                       Â
PENDIDIKAN
- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nasional, Makassar, 1980, 14 tahun
- Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik Cendrawasih, Makassar, 1983, 17 tahun
- S-1, Universitas Hasanuddin, Makassar,1992
- S-2 Universitas Hasanuddin, Makassar
- S-3 Universitas Hasanuddin, Makassar, 2010
Â
KARIER
- Advokat
- Konsultan hukum Willi Soenarto Associete, Surabaya
- Aktivis antikorupsi
- Koordinator Ketua Anti-Corruption Committe (ACC) Makassar
- Tim Penasehat Hukum Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Sulawesi
- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 2011-2015