Fadli Zon

Fadli Zon.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Fadli Zon lahir di Jakarta, 1 Juni 1971. Dia adalah putera pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Zon Harjo dan Ellyda Yatim. Kedua orangtuanya berasal dari Minangkabau, Payangkumbuh, Sumatera Barat. Dia memiliki dua orang anak perempuan yang bernama Shafa Sabila Fadli dan Zara Saladina Fadli, dari pernikahannya dengan Katherine Grace, SH, LLM.

img_title Jokowi Marah hingga Ancaman Reshuffle, Salah Siapa?

Fadli Zon menyelesaikan pendidikan dasarnya di Cibeureum, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Melanjutkan SMP di Gadog, Bogor, dan Jakarta, serta menamatkan SMA-nya di SMA Negeri 31, Jakarta Timur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fadli Zon merupakan lulusan Program Studi Rusia, Falkultas Sastra Universitas Indonesia tahun 1997. Dia menyelesaikan sarjananya pada usia 26 tahun. Semasa kuliah, ia aktif di berbagai orgasnisasi intra kampus maupun ekstra kampus, bahkan pada tahun 1994, ia terpilih menjadi mahasiswa berprestasi I Universitas Indonesia dan mahasiswa berprestasi III tingkat Nasional.

img_title Jokowi Marah, Fadli Tanya yang Salah Menteri atau Presiden?

Pada tahun 2002, Fadli Zon berhasil mendapatkan gelar Master of Science di Development Studies, London School of Economics and Political Science (LSE).

Fadli Zon memulai kariernya sejak di bangku kuliah dengan bekerja di dunia kewartawanan. Dia bekerja di Tabloid IQRA dan Majalah Suara Hidayatullah.  Selain itu, ia juga pernah menjadi wartawan Harian Terbit, Redaksi Majalah Gema, Redaktur Majalah Tajuk, dan lain-lain. 

img_title Jokowi Marah ke Menterinya, Fadli Zon: Bohongan Apa Serius?

Selain aktif di bidang jurnalistik, Fadli Zon juga aktif di bidang bisnis. Pada tahun 1999-2002 Fadli Zon menjabat sebagai Direktur Nusantara Energy Resources, lalu menjadi Direktur Umum Golden Spike, sebuah perusahaan minyak dan gas milik swasta, Direktur Nusantara Energy, Direktur PT Padi Nusantara dan terakhir sebagai Direktur Pengembangan Usaha PT Tindar Kerinci Agung di tahun 2007. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bidang politik, karier Fadli mulai terlihat pada pada 1997-1999, ia menjadi anggota MPR RI dari golongan pemuda dan aktif sebagai asisten Badan Pekerja Panitia Adhoc I yang membuat GBHN. Untuk mendukung intelektualitasnya, Fadil Zon juga mendirikan lembaga kajian publik dengan nama Institute for Policy Studies (IPS)

Selanjutntya, pada era reformasi, tahun 1998, Fadli Zon ikut bersama Yusril Ihza Mahendra mendirikan Partai Bulan Bintang (PBB) dan menjadi salah satu ketua hingga 2001. Selanjutnya, Fadli Zon bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), besutan partai Prabowo Subianto. Sejak tahun 2008 Fadli menempati posisi sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut