Primus Yustisio
- ANTARA/Widodo S. Jusuf
VIVA.co.id – Dunia sinetron dan model adalah tempat Primus Yustisio meniti karier. Dengan wajah tampan dan bentuk tubuh atletis ditambah kemampuan akting, ia sukses berkarier dalam dunia hiburan. Kesuksesannya ini tidak lantas membuatnya puas. Ia pun mencoba tantangan lainnya yaitu dalam dunia politik. Sempat kalah dalam pencalonan diri sebagai bupati Subang periode 2008-2013, ia tidak putus asa. Primus mencalonkan diri sebagai anggota DPR pada pemilihan umum legislatif 2009 dari Partai Amanat Nasional untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, dan menang.
Primus Yustisio lahir pada 17 Agustus 1977 di Bogor. Awal karier Primus dalam dunia hiburan diawali dengan terpilihnya sebagai pemenang favorit sebagai Cover Boy Aneka tahun 1995. Kemenangan tersebut membuatnya banyak mendapat tawaran sebagai model majalah, iklan, dan bermain sinetron. Ia mulai aktif bermain sinetron pada 1997. Saat itu ia bermain dalam sinetron yang berjudul “Indahnya Rembulan Teriknya Matahari” bersama dengan Elma Theana. produksi Multivision Plus (MVP).
Multivision Plus saat itu adalah rumah produksi yang paling bergengsi. Sinetron-sinetron yang diproduksi MVP selalu memiliki rating tinggi dan memiliki banyak penonton setia. Bagi para artis saat itu termasuk Primus, merupakan satu prestasi besar, bisa menjadi bagian dari sinteron produksi MVP.
Primus pernah mengakui bahwa kemampuan aktingnya dalam sinetron “Indahnya Rembulan Teriknya Matahari” masih sangat kurang. Sadar akan kekurangannya dalam hal akting, Primus pun banyak belajar dari para senior. Ia juga mulai sering menonton film baik produksi luar maupun dalam negeri untuk belajar intonasi dan penyaluran emosi saat berakting.
Primus bekerja keras untuk memperbaiki kemampuan aktingnya. Hal ini dibuktikan dengan aktingnya yang sangat maksimal di sinetron “Cinta” pada 1999. Cerita sinetron tersebut diangkat dari novel karya Mira W. Dalam sinetron tersebut, Primus beradu akting dengan Desy Ratnasari dan Atalarik Syach dan disiarkan di RCT. Banyak orang memuji penampilan Primus dalam sinetron produksi Indika Entertaiment tersebut.
Setelah sukses bermain dalam sinetron “Cinta”, tawaran untuk bermain dalam sinetron lain pun berdatangan. Ia mulai banyak bermain dalam berbagai sinetron seperti “Papaku Keren-Keren”, “Kembar Tapi Beda”, “Kehormatan”, “Panji Manusia Milenium”, “Cinta Itu Nggak Buta” dan “Titipan Ilahi,”.