Cerita WNI Puasa Ramadhan di Harvard, Dikasih Menu Berbuka dan Sahur Gratis

Universitas Harvard
Sumber :
  • wordpress.com

VIVA Trending – Maria Cellina Wijaya seorang WNI asal Jember, Jawa Timur yang sedang menempuh pendidikan di Harvard University, Amerika Serikat (AS) membagikan kisahnya selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan di sana.

img_title Menyambung Mata Rantai Prestasi Olahraga Mahasiswa dengan Campus League

Melalui video yang dibagikan melalu akun Instagram pribadinya @cellinewijaya.md, Cellin mengajak warganet untuk mengintip kegiatan mahasiswa Harvard ketika bulan suci Ramadhan tiba, khususnya saat waktu berbuka puasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Unsri Bentuk Tim Investigasi dan Siapkan Pengaduan Perundungan, Buntut Mahasiswa Saling Cium Kegiatan Himateta

“Kayak gimana sih bulan puasa di Harvard?” tulis Cellin dikutip VIVA Jumat, 31 Maret 2023.

Dia mengatakan bahwa seluruh mahasiswa Harvard yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan mendapatkan makanan berbuka puasa dan sahur gratis. Sebab, kata dia, mahasiswa diperbolehkan membawa pulang makanan tersebut.

img_title Heboh Aksi Saling Cium Kening Mahasiswa Unsri saat Kegiatan Himateta

“Kita dapat buka puasa dan sahur gratis. Sampai sisanya pun boleh kita bawa pulang untuk sahur,” jelasnya

Cellin yang terbilang masih baru berada di sana pun dibuat terkagum dengan keberadaan komunitas mahasiswa Muslim di kampusnya yang terbilang cukup besar.

“Aku juga nggak nyangka sih, ternyata komunitas Muslim di Harvard sangat besar,” imbuhnya

Terakhir, selepas berbuka puasa, Cellin juga memperlihatkan para mahasiswa Harvard menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah layaknya di Indonesia. “Habis buka terus kita tarawih bersama,” ungkapnya

Unggahan Cellin ini membuktikan bahwa kemeriahan Ramadhan tidak hanya dirasakan di negara-negara yang memiliki penduduk mayoritas muslim, seperti Arab Saudi, Indonesia, India. Namun juga dirasakan umat Muslim seluruh dunia.

Sementara, sejak artikel ini ditulis, video tersebut telah disaksikan lebih dari 139 kali dan juga dipenuhi berbagai respons warganet. Tak sedikit warganet yang mengaku senang mengtahui kabar tersebut dan berharap hal ini dapat dicontoh kampus lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Masya Allah Tabarakallahu. Kampus lain bisa contoh hal serupa. Aamiin,” komentar salah seorang warganet –  “Alhamdulillah. Anakku yg kuliah di Plymouth (Inggris) msh dipelototin mahasiswa lain ketika mrk tau anakku dan beberapa temannya yg muslim sedang menjalankan puasa Ramadhan,” ungkap warganet

Harvard University

Photo :

Arief Rahman Hakim ditahbiskan sebagai Pahlawan Ampera atau Amanat Penderitaan Rakyat

Arief Rahman Hakim

Saya kira, baik jika setiap Februari kita merevitalisasi makna gugurnya pahlawan Ampera Arief Rahman Hakim bagi kemajuan bangsa ini. Karena sejujurnya, kita adalah bangsa yang mudah lupa.

img_title
VIVA.co.id
24 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut