Bakat Unik sebagai Kunci Kesuksesan
- U-Report
Saat suatu pekerjaan yang dihadapi tidak sesuai dengan background pendidikan dan tidak seperti keinginnnya. Belum lagi sarjana yang hanya menjadi penjaga toko, banyak sekali. Tapi orang yang menjadi mapan dengan bekal pendidikannya juga tentu banyak pula. Di sinilah letak campur tangan Tuhan, yang nanti akan aku tuliskan.
Kemudian mengenai modal, tentu ini dibutuhkan dalam meraih sukses. Tapi tahukah kita, ada orang yang hanya berbekal ratusan ribu rupiah mampu melipatgandakan penghasilannya menjadi jutaan bahkan puluhan juta? Cerita dari saudaraku, ada seseorang yang mempunyai kemampuan mengolah makaroni untuk dijadikan camilan bagi anak-anak.
Melihat pangsa pasar yang suka dengan yang pedas-pedas, dia mengawali usahanya dengan makaroni pedas, dengan harga darinya Rp300 untuk dijual kembali. Pada para pedagang dijual Rp400 dan untuk penggunaan pribadi Rp500. Dengan modal tidak sampai Rp200.000, kini usahanya itu telah memiliki pegawai puluhan dan penghasilan puluhan juta rupiah. Luar biasa bukan?
Jadi berdasarkan itu semua, aku berkesimpulan bahwa kesuksesan adalah perlu dimulai dengan dimilikinya kemampuan khusus untuk bertahan hidup, itu minimalnya. Karena kemampuan itulah yang mungkin akan mengantar kita menemukan kesuksesan. Tentu, semua kesuksesan adalah atas seizin Tuhan, di mana Tuhan pasti akan memberkati umat-Nya yang mau berusaha dan tidak berputus asa. Tentu ini mendorong kita menyadari bahwa kesuksesan adalah karunia dari Tuhan atas kita, sehingga tidak boleh kita menyombongkan diri apabila telah menjadi sukses dan tidak perlulah minder jika saat ini kita masih belum sukses.
Karena waktunya Tuhan mungkin saja sebentar lagi, kita akan diijinkan-Nya sukses. Yang terpenting jangan menyerah dan putus asa, tetap berusaha dan menyerahkan hasil terbaiknya kepada Tuhan. Dan jangan lupa, lengkapi diri dengan kepribadian yang baik, tulus, ikhlas, jujur, tidak egois dan berada di jalan yang lurus. Niscaya, apa yang dikerjakan tangan kita akan dibuatnya berhasil dan beruntung.
Kini yang terpenting, kita sebagai pencetak generasi mendatang harus bekali anak-anak kita dengan bakat sesuai minatnya. Tidak hanya pendidikan saja yang kita utamakan, tapi membekali anak dengan kemampuan khusus juga sangat penting bagi masa depannya. Kita tidak pernah tahu, mungkin saja bakat dan kemampuan khususnya itulah yang nanti malah akan membuat anak-anak kita mampu bertahan hidup. (Tulisan ini dikirim oleh Merry Mirthasari)