Jenazah Sahabat Nabi Tetap Utuh
- VIVA.co.id/Bobby Andalan
Jabir bin Abdillah bercerita, menjelang perang Uhud, ayahku memanggilku pada malam hari. Ia berkata: Aku merasa akan menjadi orang yang paling pertama gugur di antara para sahabat Nabi Saw. Sungguh aku tidak meninggalkan sesuatu pun yang lebih kusayangi selain engkau, di samping Nabi Muhammad Saw. Sesungguhnya aku memiliki utang, maka lunasilah. Dan bersikap baiklah kepada saudara-saudara perempuanmu.
Keesokan harinya, ia pun menjadi orang yang pertama gugur. Ia dimakamkan bersama orang yang lain dalam satu lubang kubur. Tetapi hatiku merasa kurang nyaman membiarkan ayahku satu lubang kubur bersama orang lain. Enam bulan kemudian, aku membongkar makamnya dan mengeluarkannya, jasadnya masih tetap utuh sama seperti pertama kali aku menguburkannya. (Hadits Riwayat Bukhari, Fathul Bari, 3/214 ).
Dari hadist di atas membuktikan bahwa jasad ayah Jabir tetap utuh meskipun sudah terkubur selama enam bulan. Enam bulan bukan waktu yang sebentar untuk hancurnya mayat manusia. Dengan kekuasaan Allah pun jasad ayah Jabir tetap utuh hingga ribuan tahun. (Tulisan ini dikirim oleh Andreirwan)