Mualim, Ahli Reparasi Barang Elektronik Lulusan SD

Mualim sedang membedah mesin cuci yang ngadat (HCA)
Sumber :
  • U-Report

Setelah mengusai ilmu elektronika, Mualim lalu membuka sendiri bengkel elektronik kecil-kecilan. Awalnya dibuka di bawah tenda sederhana di tepi jalan. Tapi kerap kena operasi aparat, terpaksa berpindah-pindah. Itu membuat pelanggannya bingung dan banyak lari ke bengkel lain. Jika begini terus tak akan punya pelanggan, pikir Mualim.

img_title Klenteng Hok Tek Tong Penyelamat Eddy

Lantas dia memberanikan diri membuka lapak kaki lima di kompleks Pasar Sleko-II, Pati. Sejak itu bengkel elektronik Mualim mulai punya langganan. Lama-lama jumlahnya banyak, hasil yang didapat pun bertambah. Akhirnya Mualim dapat membeli kios cukup luas dan pantas di kompleks pasar itu yang kini ditempatinya untuk bekerja sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menjelang hari-hari besar seperti Idul Fitri, Natal, atau Tahun Baru, berdatangan orang membawa barang elektronik rusak minta diperbaiki. Hasilnya yang saya dapat sehari bisa Rp 300.000," tandas pria yang punya tiga anak lelaki, tapi belum dikaruniai cucu ini saat mengakhiri obrolannya. Jika semua bersikap seperti Mualim, mungkin tidak ada pengangguran di negeri kita. (Tulisan ini dikirim oleh Heru Christiyono Amari, Pati, Jawa Tengah).

img_title Takut Jalanan Rusak Warga Demo Galian C di Sungai Pemali
Hadiah lomba

Edu House Rayakan Harlah ke-8

Acara kali ini bertajuk “Discover the Magic on You”.

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut