Dilirik Aston Villa, Jay Idzes Berpeluang Hadapi Haaland dan Pemain Keturunan Indonesia
- VIVA.co.id/M Ali Wafa
VIVA – Bek tengah Timnas Indonesia, Jay Idzes, tengah menjadi sorotan di bursa transfer Eropa usai timnya, Venezia, terdegradasi dari Serie A. Sejumlah klub dikabarkan tertarik merekrutnya, termasuk salah satu tim Premier League, Aston Villa.
Kabar ketertarikan The Villans terhadap Idzes pertama kali diungkap oleh media Inggris, Transfer Feed. Klub asal Birmingham itu disebut terkesan dengan performa konsisten dan kepemimpinan pemain berusia 25 tahun tersebut selama membela Venezia.
"Jay Idzes telah menarik minat Aston Villa setelah Venezia terdegradasi. Ia diperkirakan akan meninggalkan klub menyusul penurunan kasta, setelah tampil menonjol sepanjang musim lalu," tulis Transfer Feed.
Idzes sebelumnya ditunjuk sebagai kapten oleh pelatih Eusebio Di Francesco, tak lama setelah bergabung dengan Venezia. Meski hanya satu musim di Serie A, ia mencatatkan sejumlah penampilan solid yang membuatnya tetap diburu meski timnya gagal bertahan di kasta tertinggi Liga Italia.
Jika kepindahan ke Premier League benar terjadi, Idzes berpotensi berhadapan dengan penyerang-penyerang papan atas dunia. Nama-nama seperti Erling Haaland (Manchester City), Mohamed Salah (Liverpool), hingga Cole Palmer (Chelsea) menjadi ancaman nyata di kompetisi tertinggi Inggris musim depan.
Selain itu, Jay Idzes juga bakal menghadapi pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders yang baru baru ini gabung ke Manchester City dari AC Milan.
Aston Villa sendiri bukan satu-satunya peminat. Sejumlah klub Serie A seperti Udinese, Genoa, dan Fiorentina juga disebut telah mengajukan ketertarikan. Namun, tawaran dari klub-klub Italia itu masih berada di kisaran 5–6 juta euro, sementara Venezia diyakini mematok harga lebih tinggi, yakni sekitar 10 juta euro.
Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Aston Villa maupun Venezia terkait rumor transfer ini. Namun, masa depan Jay Idzes dipastikan menjadi salah satu yang paling dinanti jelang bergulirnya musim baru Eropa 2025/2026.