Dubes India untuk Indonesia Gurjit Singh
Pasar Indonesia Sulit Dijangkau
Senin, 30 November 2015 - 07:15 WIB
Sumber :
- VIVAnews / Renne Kawilarang
Karena itulah MoU ini sangat penting untuk memfokuskan kepada energi terbarukan dan juga bagaimana kami bisa saling berbagi pengalaman dan teknologi. Hal ini juga penting pada konferensi perubahan iklim di Paris. Indonesia adalah negara dengan tenaga solar yang besar, karena itu kami mengundang Indonesia untuk bergabung.Â
Bagaimana dalam hubungan budaya antara India dan Indonesia?
Program pertukaran budaya juga sangat penting karena seperti yang kita tahu, tahun ini kami punya Sahabat India, sebuah festival India-Indonesia. Kami mengundang beberapa grup kebudayaan Indonesia ke India. Hal ini akan semakin mempererat hubungan dan kerja sama kedua negara dalam bidang pertukaran kebudayaan.Â
Tentang Ayurveda, kerja sama seperti apa yang akan dikuatkan?
MoU terakhir dilakukan di Bali, Universitas Udayana. Nota kesepakatan ini kami capai  untuk mempromosikan bahan-bahan tradisional seperti Indonesia memiliki jamu dan di India kami memiliki Ayurveda. Jadi, kedua negara melakukan riset dan mencari apa yang bisa kami lakukan dengan bahan-bahan tradisional dan alamiah tersebut.Â
Seberapa banyak mahasiswa India di Indonesia ?
Tidak banyak, tapi kami memiliki program pertukaran yang baik. Kami harap MOU ini akan memperluas hubungan di bidang pendidikan pula. Pelajar Indonesia di India tidak terlalu tinggi, kami memberikan 120 beasiswa setiap tahunnya. Sulit untuk memenuhi kuota ini, tapi tiga tahun terakhir kami melakukan kampanye besar dari universitas-universitas kami di Indonesia. Sekarang kami memiliki respons yang lebih baik
Apa kerja sama terbesar antara kedua negara ?
Dari bidang ekonomi, nilai kerja sama mencapai US$20 miliar. Keberagaman perdagangan tidak terlalu tinggi, India beli banyak batu bara, minyak kelapa sawit, tapi sayangnya itu bukan karena promosi dari Indonesia, namun sepenuhnya karena permintaan dari India langsung. Indonesia harus berusaha menjual hal lain ke India.
Dari India banyak sekali barang yang bisa dijual, mulai dari elektronik sampai ke sereal. Kami lakukan banyak promosi dengan membawa 15 delegasi bisnis setiap tahunnya. Pada sebuah eksibisi kemarin, ada 40 delegasi bisnis yang kami datangkan. Jadi kami selalu melakukan usaha untuk mempromosikan ekspor kami, tetapi pasar Indonesia tidak mudah untuk dijangkau. Saya pikir seharusnya perusahaan Indonesia dapat melihat bahwa perusahaan India dapat menghasilkan barang-barang yang bagus dengan harga yang kompetitif.
Halaman Selanjutnya