Perang Petani Malang Melawan Tikus
- VIVA.co.id/D.A Pitaloka
Program itu berbasis swadaya dari masyarakat dengan melibatkan unsur TNI Angkatan Darat setempat.
“Kami hanya memberikan penyuluhan tentang pagupon, pembangunannya dari swadaya petani dan unsur TNI AD setempat yang ikut membantu,” katanya.
Selain pembangunan 1.000 pagupon, Dinas juga menyediakan berbagai sarana seperti traktor, anggaran untuk membuat jalur pengairan dan sumur bor di musim kemarau dan pupuk organik gratis yang dibagikan pada petani.
Lewat program intensifikasi, indeks prestasi 300, Kabupaten mematok target panen mencapai tujuh ton padi perhektare, sementara target panen tahun lalu sebanyak 6,8 ton padi per hektare telah terpenuhi.
“Kami optimis target tahun ini juga terpenuhi. Realisasi pada lahan yang terawat dan banyak menggunakan pupuk organik panen bisa mencapai 14 ton per hektare,” katanya.
Saat ini terdapat 45 ribu hektare lahan padi yang dilindungi agar tak beralih fungsi. Caranya Dinas Pertanian melakukan moratorium untuk tidak mengeluarkan rekomendasi ijin alih fungsi lahan pertanian tersebut.
Sementara itu, produksi padi nyata tahun lalu mengalami surplus sebanyak 68 ribu ton sepanjang tahun. (asp)