Menteri Sofyan: Rp30 Triliun Tak Cukup untuk Bebaskan Lahan 

Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA.co.id – Pemerintah tengah melakukan reformasi kebijakan agraria. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah akan memberikan sejumlah lahan kepada masyarakat miskin, hingga kepada para petani yang tidak memiliki lahan.

img_title Polda Metro Ungkap Masalah di Jakarta Paling Banyak gegara Konflik Agraria dan Libatkan Preman

Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, mengatakan kebijakan itu masih perlu upaya pengkajian lebih mendalam, sehingga saat ini belum bisa diberlakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti kita konferensi soal reformasi kebijakan agraria. Jadi harus didiskusikan dulu secara detail kalau pun punya ide," kata Sofyan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 10 Februari 2017.

img_title Pecah Rekor! Perolehan Lahan Badan Bank Tanah Meroket 194 Persen di 2024

Mengenai masalah penyediaan lahan dari komite percepatan penyediaan infrastruktur prioritas, Sofyan, mengaku jika tambahan dana yang ada saat ini dinilai masih kurang, karena banyaknya jumlah proyek yang diajukan dan disetujui oleh pemerintah.

"Alokasi pemerintah terhadap lahan cukup meningkat. Selama ini mekanisme pembebasan lahan, dan anggaran pembebasannya relatif lancar sekali. Soal dana, tahun ini kalau dilihat (anggarannya) Rp30 triliun," kata Sofyan.

img_title Tuntaskan Konflik Agraria, Eddy Santana-Riezky Aprilia Bakal Pelopori Kebijakan Satu Peta di Sumsel

Namun, Sofyan mengakui  dana Rp30 triliun itu tidak akan cukup untuk mengakomodir semua kebutuhannya. Oleh karena itu, Sofyan mengatakan, pemerintah akan menyelesaikan beberapa proyek terlebih dahulu, yang telah ditetapkan sebagai prioritas.

"Tentu tidak semua (bisa dikerjakan). Tapi yang prioritas dulu yang akan kita selesaikan. Kalau proyek-proyek jalan tol bisa ditalangi dulu, nanti akan dibayar kembali," ujarnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika dalam rapat audiensi bersama pimpinan DPR RI

Audiensi dengan DPR, KPA Usul Pemerintah Bentuk Lembaga Khusus Reforma Agraria

Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika mengusulkan agar pemerintah membentuk lembaga khusus bersifat ad hoc untuk menangani reforma agraria.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut