Jadi Eksportir, Ini 4 Produk RI yang Laris di Luar Negeri

Dua pekerja di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok tengah melintas dengan sepeda motor.
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

VIVA.co.id – Bisnis berorientasi ekspor memang bisa mendatangkan banyak keuntungan. Namun, untuk sukses di bidang ekspor tidak mudah. 

img_title Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Tujuan Ekspor ke Singapura Jadi Sorotan

Tidak cukup hanya memiliki modal. Apalagi jika Anda tidak memiliki produk yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di negara tujuan Anda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, bila Anda baru ingin memulai bisnis yang berorientasi ekspor, setidaknya harus pahami dulu apa saja produk dalam negeri yang paling diminati oleh pasar luar negeri. Bila berniat jadi eksportir, berikut daftar produk seperti dikutip dari CekAja.com.

img_title Ramadhan 2026 Bisa Jadi Ladang Cuan, Ini 7 Tips Bisnis yang Patut Dicoba!

1. Batik

Tidak hanya diminati oleh pasar dalam negeri, batik Indonesia juga sangat digemari oleh konsumen luar negeri. Potensi ekspor batik bisa terlihat dengan mudah dari data yang dirilis Kementerian Perindustrian RI pada 2015. 

img_title Cegah Kebocoran dan Underinvoicing Ekspor-Impor, Purbaya Siapkan Pusat Intelejen IT

Saat itu ekspor batik Indonesia ke luar negeri mencapai Rp41 triliun. Bahkan jumlah tersebut lebih tinggi 6,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Nah, bila Anda tertarik mencicipi gurihnya keuntungan dari bisnis ekspor, berjualan batik dengan orientasi pasar luar negeri patut dicoba.

2. Perhiasan etnik

Pasar luar negeri juga sangat menyukai perhiasan asal Indonesia. Namun, bukan sembarang perhiasan melainkan perhiasan dengan motif etnik. Bila Anda ingin berbisnis perhiasan, ada saran agar konsumen Anda di luar negeri semakin tertarik. 

Pertama, Anda harus memiliki cerita di setiap motif perhiasan yang Anda produksi. Misalnya, motif A bercerita atau terinspirasi dari penari bali atau motif B sebenarnya terinspirasi dari kehidupan para petani dari Jawa Tengah. Hal-hal seperti ini sangat disukai pembeli dari Amerika Serikat ataupun Eropa.

3. Kerajinan

Meski skala bisnisnya tak sebesar batik, kerajinan Indonesia juga memiliki pasar setia di luar negeri. Hal itu terlihat dari nilai ekspor kerajinan Indonesia sepanjang tahun 2016 yang menembus angka Rp 8,19 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini juga mengisyaratkan bahwa penetrasi produk kerajinan Idnonesia ke luar negeri belum maksimal. Nah, bila Anda tertarik berbisnis kerajinan, salah satu trik yang bisa mempermudah brand Anda tembus ke luar negeri adalah dengan rajin mengikuti pameran berskala internasional.

Semakin Anda rajin untuk ikut pameran tersebut, semakin banyak kesempatan bagi Anda untuk bertemu konsumen atau bahkan penjual yang bersedia memasarkan produk Anda di negaranya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut