Peringatan Tsunami Kepulauan Solomon Dicabut

Bencana gempa di Kepulauan Solomon
Sumber :
  • VIVA.co.id/BMKG dok

VIVA Dunia – Peringatan tsunami telah dicabut untuk Kepulauan Solomon setelah dua gempa bumi melanda negara itu sore ini, waktu setempat. 

img_title Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,9 di Filipina Jadi 72 Orang

Sistem Peringatan Tsunami Pasifik mengangkat kewaspadaannya pada Selasa sore setelah gempa berkekuatan 7 mengguncang perairan di dekat Kepulauan Solomon di Pasifik Selatan, di mana pihak berwenang tidak melaporkan korban cedera tetapi mencatat kerusakan material, dilansir dari Salomon Times. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gempa tersebut terjadi pada pukul 13.03 waktu setempat (02:03 GMT) pada kedalaman 15 kilometer, 16 km barat daya Malango dan 56 kilometer dari ibu kota Honiara, menurut Survei Geologi Amerika Serikat, yang memantau aktivitas seismik di seluruh dunia.

img_title Korban Tewas Gempa Filipina Bertambah Jadi 26 Orang, 147 Luka

Beberapa menit setelah gempa kuat tersebut, Sistem Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan peringatan akan risiko potensi tsunami dalam jarak 300 kilometer dari pusat gempa.

Setidaknya satu gempa susulan besar, dengan kekuatan 6 pada kedalaman 10 kilometer, telah tercatat sejak itu.

img_title BPBD: Rumah Rusak Akibat Gempa di Situbondo Bertambah Jadi 64

Kantor Perdana Menteri dan Pihak berwenang di Kepulauan Solomon awalnya menyarankan penduduk untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi, namun pemberitahuan tersebut telah dibatalkan.

"Orang-orang disarankan untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi sekarang," kata juru bicara dari kantor Perdana Menteri Manasseh Sogavare, George Herming, kepada Reuters.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan situasi gempa di Solomon tersebut memang sempat membuat warga panik. Gempa disebut menjatuhkan berbagai barang dan membuat meja kantor serta komputer terlempar ke berbagai arah.

Meski begitu, belum ada laporan kerusakan parah pada bangunan di pusat Honiara, ibu kota Kepulauan Solomon itu

Ilustrasi - Seismograf mencatat getaran gempa.

BNPB Catat 25 Rumah Rusak Berat dan 1.306 Jiwa Mengungsi Imbas Gempa di Sumenep

Terdapat 3 orang luka-luka dan sekitar 373 KK atau 1.306 jiwa mengungsi, dengan 6 KK atau 16 jiwa tercatat terdampak langsung

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut