Hamas dan Fatah Bakal Bersatu usai Perang, Israel Mengecam "Akan Dihancurkan"

VIVA Militer: Roket sayap militer Hamas, Brigade Izz ad-Din al-Qassam
Sumber :
  • albawaba.com

Tel Aviv – Hamas mengumumkan pada hari Selasa bahwa pihaknya telah menandatangani perjanjian di Beijing dengan organisasi-organisasi Palestina lainnya termasuk Fatah untuk bekerja sama demi “persatuan nasional.”

img_title Akui Rugikan Palestina, Mesir Hati-hati Bahas Proposal Trump dengan Hamas

China, menggambarkan kesepakatan itu sebagai perjanjian untuk memerintah Gaza bersama-sama setelah perang berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Israel dengan cepat mengecam perjanjian tersebut. AS dan negara-negara Barat lainnya telah menolak untuk menerima pemerintahan Palestina yang mencakup Hamas kecuali jika mereka secara tegas mengakui Israel.

img_title 11 Anggota Keluarga Mafia di Tiongkok Dijatuhi Hukuman Mati

VIVA Militer: Tentara Israel di Betlehem, Tepi Barat, Palestina

Photo :
  • reuters.com

Menteri Luar Negeri Israel mengatakan tidak ada pemerintahan bersama antara Hamas dan Fatah di Gaza yang akan terjadi.

img_title Mampu Hukum Rusia, FIFA Tak Mau Sanksi Israel meski Sudah Didatangi FA Palestina

"Karena pemerintahan Hamas akan dihancurkan," kata Menlu Israel, dikutip dari AP, Selasa, 23 Juli 2024.

Perjanjian tersebut juga menggarisbawahi upaya Tiongkok untuk semakin berperan dalam diplomasi Timur Tengah, setelah keberhasilannya dalam memediasi pemulihan hubungan antara Arab Saudi dan Iran.

“Yang pasti, Tiongkok masih dalam proses mencoba mendapatkan kredibilitas sebagai mediator global,” kata James Char, peneliti di Institute of Defense and Strategic Studies di Nanyang Technological University di Singapura.

VIVA Militer: Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di reruntuhan Gaza

Photo :
  • lemonde.fr

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Stasiun penyiaran pemerintah Tiongkok, CCTV, mengumumkan bahwa kedua belah pihak dan faksi-faksi kecil Palestina lainnya menandatangani Deklarasi Beijing tentang mengakhiri perpecahan dan memperkuat persatuan Palestina, berjanji untuk membentuk pemerintahan persatuan untuk wilayah Palestina. Perjanjian tersebut hanya memberikan garis besar tentang bagaimana mereka akan bekerja sama.

“Ada peluang tapi itu tidak besar, karena tidak ada jadwal spesifik untuk implementasinya,” kata Hani Al-Masry, pakar urusan rekonsiliasi Palestina.

Global Sumud Flotilla, relawan dari 44 negara berlayar ke Gaza dari Barcelona

450 Aktivis Sumud Flotilla Ditangkap, 11 Armada Tambahan Berlayar ke Gaza Tantang Blokade Israel

Freedom Flotilla Coalition (FFC) mengatakan pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, bahwa 11 kapal lagi berlayar menuju Jalur Gaza untuk menantang blokade Israel

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut