Trump: Kami Akan Ambil Terusan Panama atau Sesuatu yang Besar Terjadi

Pidato Kemenangan Donald Trump di Pilpres AS
Sumber :
  • (AP Photo/Alex Brandon)

Washington, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berniat mengambil alih kontrol Terusan Panama dari Panama dengan mengatakan bahwa sesuatu sangat dahsyat akan terjadi jika AS tidak bisa mengambil kembali kontrol Terusan Panama.

Hubungan Modi dan Trump 'Memburuk' Gegara Nobel Perdamaian

"China mengelola Terusan Panama, itu diberikan kepada Panama secara bodoh. Namun, mereka melanggar perjanjian dan kami akan mengambilnya kembali atau sesuatu yang sangat dahsyat akan terjadi," kata Trump.

Terusan Panama

Photo :
  • Ist
3 Motor Kawasaki Tangguh yang Kini Dipakai dalam Operasi Militer AS

Melansir dari CNN Internasional, keinginan Trump ini disampaikan berulang kali secara terbuka karena Terusan Panama telah menyebabkan kegaduhan diplomatik, di mana Presiden Panama José Raúl Mulino menyatakan kedaulatan Panama atas terusan tersebut tidak dapat diperdebatkan.

Trump diketahui sudah menyinggung keinginannya mengambilalih Terusan Panama saat pertama kali dilantik menjadi Presiden AS.

Trump Ancam Kenakan Tarif Tambahan Negara yang Pungut Pajak Digital

Pada pidato pertamanya usai dilantik, Trump bicara mengenai Panama yang dinilainya melanggar sejumlah perjanjian terkait Terusan Panama.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio juga sedang berada di Panama untuk menuntut Panama membuat 'perubahan segera' terhadap 'pengaruh dan kendali' China atas Terusan Panama.

Diplomat tinggi AS itu mengatakan Panama harus bertindak atau AS akan mengambil tindakan untuk melindungi hak-haknya berdasarkan perjanjian antara kedua negara.

Rubio sedang berada di Panama dan bertemu dengan Presiden Jose Raul Mulino. Kedua pria itu muncul usai pertemuan mereka selama dua jam dengan interpretasi yang berbeda.

Rubio menyampaikan pesan dari Trump bahwa kehadiran China melalui perusahaan yang berbasis di Hong Kong yang mengoperasikan dua pelabuhan di dekat pintu masuk Terusan Panama merupakan ancaman bagi jalur perairan dan pelanggaran perjanjian AS-Panama.

Terusan Panama

Photo :
  • Wikimedia/Discoverwalks

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tammy Bruce, mengatakan kondisi itu tidak dapat diterima oleh AS.

"Menteri Rubio menjelaskan bahwa status quo ini tidak dapat diterima dan bahwa jika tidak ada perubahan segera, Amerika Serikat harus mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak-haknya berdasarkan Perjanjian," papar Bruce.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya