AS-Arab Saudi Teken Penjualan Senjata Senilai Rp 2,35 Kuadriliun

Trump Disambut Pangeran MBS di Arab Saudi (Doc: AP)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Washington, VIVA – Amerika Serikat dan Arab Saudi resmi menandatangani kesepakatan penjualan senjata senilai 142 miliar dolar AS (Rp2,35 kuadriliun), di tengah kunjungan Presiden AS Donald Trump ke negara tersebut.

Pramono Perintahkan Anak Buahnya Tak Keluar Negeri untuk Sementara

"Amerika Serikat dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan penjualan di sektor pertahanan terbesar dalam sejarah senilai hampir 142 miliar dolar AS yang membuka akses bagi Arab Saudi terhadap peralatan pertahanan tercanggih dan layanan dari belasan firma pertahanan AS," demikian menurut pernyataan Gedung Putih, Selasa.

Kesepakatan tersebut akan membolehkan AS memasok peralatan untuk memperkuat kapabilitas angkatan udara dan antariksa serta pertahanan udara dan rudal Arab Saudi.

Mahasiswa UPI Bandung Ditusuk OTK saat Tolong Orang Dikeroyok di Tengah Demo

Bendera Amerika Serikat (AS).

Photo :
  • feelgrafix.com

Selain itu, Arab Saudi akan diuntungkan dengan penguatan keamanan maritim dan pesisir, keamanan perbatasan, serta pembaruan sistem informasi dan komunikasi, demikian menurut Gedung Putih.

Saksi Ungkap Penjarahan Rumah Sri Mulyani Berpola, Ada Aba-aba Kembang Api dan Bawa Drone

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump tiba di Riyadh dan mengumumkan komitmen Arab Saudi untuk menginvestasikan hingga 600 miliar dolar AS (Rp9,96 kuadriliun) di Amerika Serikat.

Menurut pernyataan Gedung Putih, kesepakatan yang diteken dalam pertemuan bilateral tersebut dirancang untuk memperkuat keamanan energi dan industri pertahanan AS.

Akses AS terhadap infrastruktur global dan mineral kritis juga akan semakin maju berkat kesepakatan dengan Arab Saudi itu. (Ant)

VIVA Militer: Perdana Menteri India, Narendra Modi

Hubungan Modi dan Trump 'Memburuk' Gegara Nobel Perdamaian

Modi menolak untuk merekomendasikan Trump sebagai kandidat penerima Hadiah Nobel Perdamaian.

img_title
VIVA.co.id
31 Agustus 2025