Kesaksian Sopir Bawa Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor

Ilustrasi E-KTP Tercecer di Bogor
Sumber :
  • VIVA/Muhammad A.R

VIVA – Juri, sopir mobil truk engkel, mengaku tak tahu barang yang dibawa dari kantor Dukcapil Pasar Minggu, Jakarta Selatan menuju gudang di kawasan Bogor, adalah KTP elektronik.

Sidang Ekstradisi Digelar Hari Ini, Paulus Tannos Masih Ogah Diserahkan ke Pemerintah Indonesia

Hal itu dikemukakan Juri terkait tercecernya ribuan keping e-KTP di kawasan Bogor, Jawa Barat.

"Saya tahunya bangku sama lemari. Kardus, karung ada, tapi saya enggak tahu isinya apa," kata Juri  di acara Indonesia Lawyer Club tvOne, Selasa malam, 29 Mei 2018

Paulus Tannos Ajukan Penangguhan Penahanan di Singapura, Menkum: Dokumen Esktradisi Sudah Lengkap

Ia baru mengetahui yang terjatuh itu ribuan keping e-KTP, setelah berhenti untuk memungutnya. Saat itu, ia sempat membuka kausnya untuk menampung e-KTP yang dipungutnya dari jalan. 

Lebih lanjut, ia menegaskan, sama sekali tak tahu menahu apakah yang dibawa itu KTP rusak dan ingin dimusnahkan.

Paulus Tannos Tolak Balik ke RI: Negara Tak Boleh Kalah Oleh Buronan yang Rugikan Negara

Juri mengatakan, karung yang di dalamnya ada ribuan keping e-KTP ditaruh di atas lemari. "Saya tutup pakai lapis terpal dua kali. Justru itu (kaget bisa jatuh). Terpal padahal saya ikat selalu rapi," ujarnya. 

Dia menyebutkan, upahnya membawa barang dari orderan pihak ketiga sebesar Rp200 ribu. Ia hanya menerima tugas dari bosnya untuk membawa barang berupa lemari dan kursi, bukan e-KTP. "Saya seringkali (bawa barang dari kantor Dukcapil) dari situ mebel," ujarnya. (ase)

Penampilan baru Setya Novanto, saat  bersaksi di sidang suap proyek PLTU Riau-1.

KPK Sebut Korupsi e-KTP yang Dilakukan Setya Novanto Perkara Serius

KPK sebut dampak korupsi e-KTP yang dilakukan Setya Novanto dirasakan seluruh masyarakat Indonesia

img_title
VIVA.co.id
18 Agustus 2025