Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Pemilik Pasar Muamalah

Gedung Bareskrim Mabes Polri.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Syaefullah.

VIVA – Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, telah mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap pemilik Pasar Muamalah Kota Depok, Zaim Saidi. Sepeti diketahui, Zaim ditahan setelah menjadi tersangka kasus pelanggaran tentang mata uang.

GEKIRA Menolak Penangguhan Penahanan 7 Tersangka Perusakan Villa Doa di Sukabumi

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim, Brigjen Helmy Santika mengatakan penyidik punya pertimbangan sehingga mengabulkan permohonan penangguhan penahanan tersangka Zaim. Salah satunya, tersangka bersikap kooperatif selama pemeriksaan.

"Selain itu, karena alasan kemanusiaan bahwa yang bersangkutan ada sakit dan pemeriksaan sudah selesai," kata Helmy saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis, 25 Maret 2021.

Penangguhan Penahanan Paulus Tannos Ditolak, Menkum: Mudah-mudahan Kita Bisa Segera Ekstradisi

Baca juga: LPSK Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Kepala BPPBJ DKI, Korbannya PNS

Dengan demikian, Helmy mengatakan tersangka Zaim dikenakan wajib lapor oleh penyidik sesuai jadwal yang ditentukan. Namun, Helmy tidak menjelaskan kapan tersangka Zaim harus wajib lapor kepada penyidik Bareskrim Polri.

Penangguhan Penahanan Paulus Tannos Ditolak PN Singapura, KPK: Tetap Dilakukan Penahanan

Diketahui, Zaim Saidi ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim pada Selasa, 2 Februari 2021. Ia diamankan karena diduga melakukan pelanggaran tentang mata uang. Sebab di pasarnya, mata uang yang digunakan justru bukan rupiah tetapi dirham.

Atas perbuatannya, tersangka Zaim diduga melanggar Pasal 9 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana dan Pasal 33 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda Rp200 juta.

Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia Thomas Harming Suwarta

Usulkan Penangguhan Penahanan Tersangka Pembubaran Retret Pelajar Kristen di Sukabumi, Ini Penjelasan Kemenham

Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) menjelaskan soal usulan penangguhan penahanan tersangka kasus dugaan pembubaran retret pelajar Kristen.

img_title
VIVA.co.id
5 Juli 2025