Gubernur Pramono Bagikan 300 Ribu Kartu Air Sehat
- VIVA.co.id/Fajar Ramadhan
Jakarta, VIVA – Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum (PAM) Jaya membagikan 300.000 Kartu Air Sehat (KAS) kepada warga kurang mampu.
Pembagian Kartu Air Sehat (KAS) tersebut dilakukan saat peresmian Komunal Tambora dan Margaguna di Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Rabu, 26 Maret 2025.
“Saya senang hari ini akan dibagikan Kartu Air Sehat, jumlahnya 300.000 pelanggan. Ini pasti akan sangat membantu bagi pelanggan-pelanggan yang mendapatkan Kartu Air Sehat,” ujar Pramono.
Peresmian tersebut juga merupakan salah satu program prioritas 100 hari kerja Gubernur Jakarta. Langkah ini diklaim sebagai upaya mencapai target 100 persen layanan air minum di tahun 2029.
Pramono mengatakan, penerima KAS akan mendapatkan air bersih dengan harga yang jauh lebih murah, dimana penerima program terbagi menjadi dua kategori pelanggan, yakni 2A1 (golongan tarif pelanggan air PAM Jaya untuk rumah tangga sangat sederhana) dan 2A2 (untuk rumah tangga sederhana).
“Jadi, pertama mendapatkan jaminan bahwa dia akan dapat air. Kedua harganya pasti akan jauh lebih murah,” tegasnya
Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, berharap 300.000 KAS yang dibagikan dapat memberikan manfaat untuk sekitar 1,8 juta jiwa.
“Kartu Air Sehat ini menjamin beberapa hal. Salah satunya adalah tarifnya Rp 1 per liter dan itu unlimited. Jadi tidak ada 10, 20, 30 kubik,” kata Arief.
Hanya saja Arief mengimbau agar masyarakat Jakarta yang menerima KAS, tetap menggunakan air dengan efisien dan bijak.
Berikut merupakan tarif promo program Kartu Air Sehat:
1. Untuk pelanggan 2A1 yakni Rp1.000/m³
2. Untuk pelanggan 2A2 yakni Rp3.550/m³ untuk penggunaan 20 m³ pertama.