Mario Teguh Bantah Terlibat Kasus Robot Trading Net89
- VIVA/ Yeni Lestari.
VIVA Nasional - Motivator Mario Teguh rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan robot trading Net89 yang menjerat Reza Paten.
Sama Sekali Tidak Mengetahui
Kuasa hukum Mario Teguh, Elza Syarief, menjelaskan kliennya dicecar 28 pertanyaan terkait dengan masalah Net89. Dalam kesempatan itu, Elza juga membantah kliennya terlibat dalam kasus robot trading Net89.
Mario Teguh memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait kasus penipuan Net89
- VIVA/Yeni Lestari
"Seputar pengetahuan tentang apa yang terjadi masalah Net89, yang jelas klien saya sama sekali tidak mengetahui dan bukan member, juga tidak memiliki akun dan tidak terlibat aktivitas dalam Net89 atau PT SMI," kata Elza kepada wartawan di Bareskrim Polri, Kamis, 10 November 2022.
Hanya Direkrut oleh Komunitas Pengusaha
Elza menjelaskan Mario hanya direkrut oleh sebuah komunitas pengusaha pada 24 Februari 2021 hingga 24 Oktober 2021. Saat itu, Mario memberikan edukasi kepada para pengusaha untuk memperoleh income atau pendapatan di tengah pandemi COVID-19.
"Di dalam komunitas itu, ada sebuah nama bagi member yang sukses yakni 'Sukses 89'. Intinya secara general, bagaimana pembelajaran, edukasi kepada kelompok, untuk menambah income. Dia juga menjelaskan investasi ada up and down, ada namanya resiko karena dia pernah di perbankan," katanya.
Motivator Mario Teguh
- VIVA.co.id/Ichsan Suhendra
Bukan Brand Ambassador
Dalam kesempatan tersebut, Elza juga menegaskan kliennya bukan merupakan brand ambassador ataupun pernah terlibat aktivitas baik sebagai member yang berkaitan dengan Net89 atau PT SMI. Mario Teguh juga mengaku tidak pernah mengenal sosok Reza Paten, yang menjadi salah satu tersangka kasus penipuan robot trading Net89.
"Tidak, tadi sudah ditanyakan juga apakah kenal dengan Reza Paten. Jawabannya tidak pernah kenal apalagi berbicara langsung," katanya.
"Termasuk itu (ada aliran dana Net89 ke Mario Teguh) juga tidak ada. Pokoknya 100 persen sudah dicek sama penyidik tidak ada aliran dana ke Mario," lanjut Elza.
Ratusan Korban Lapor ke Bareskrim Polri
Ratusan korban dugaan penipuan robot trading Net89 hari ini, Rabu, 26 Oktober 2022, datangi gedung Bareskrim Polri guna melaporkan dugaan penipuan tersebut.
Para korban diwakili oleh Muhamad Zainul Arifin selaku kuasa hukum terkait dugaan penipuan robot trading Net89. Ia mengatakan, terdapat 230 orang menjadi korban dugaan penipuan robot trading itu.