Jokowi Tegaskan Pemilihan Penjabat Kepala Daerah Dilakukan secara Terbuka

Presiden Joko Widodo usai meresmikan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).
Sumber :
  • ANTARA/Desca Lidya Natalia.

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan penunjukan Penjabat Kepala Daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel. Sebab, kata dia, pemilihan nama-nama Penjabat Kepala Daerah diusulkan dari bawah ke pemerintah.

Unggah Pita Hitam, Jokowi Ikut Berduka Wafatnya Affan Kurniawan

“Apanya yang enggak akuntabel? Apanya yang enggak transparan? Wong masukannya dari bawah semua,” kata Jokowi di Sukabumi pada Jumat, 4 Agustus 2023.

Menurut dia, nama-nama Penjabat Kepala Daerah diusulkan dari daerah dimana pejabat wilayah itu mau diganti. Setelah itu, baru dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga Tim Penilaian Akhir (TPA).

Mendagri Tito: Kepala Daerah Harus Gunakan Kewenangan untuk Kepentingan Rakyat

“Kan dari daerah ya, ke Kemendagri terus baru ini naik ke kita, TPA. Semuanya terbuka,” ujarnya.

Presiden Jokowi Resmikan Tol Bocimi Seksi II

Photo :
  • Antara
Kelakar Prabowo Ngeri Ucapannya Terbukti, Singgung Ada Anggota Gerindra Ditangkap Kasus Hukum

Jokowi memastikan proses pemilihan Penjabat Kepala Daerah dilakukan secara akuntabel dan terbuka untuk semua daerah, termasuk Jawa Barat.

Kabarnya, ada tiga nama yang diajukan untuk calon Penjabat Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat. Ketiganya adalah Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin, Dirjen Peraturan Perundangan Kemenkumham Asep Mulyana, dan Wakil Rektor Universitas Padjajaran Keri Lestari.

Namun, Jokowi mengaku nama-nama calon Penjabat Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat belum sampai di meja kerjanya. “Belum sampai ke saya. Sudah ada tapi belum sampai ke saya. Nama-namanya saya belum tahu. Yang jelas 3. Yang dari DRPD dari bawah ada 3,” ujarnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian

Mendagri Dorong Peran Aktif Pemda Perluas Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mendorong peran aktif pemerintah daerah (Pemda) dalam memperluas Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga.

img_title
VIVA.co.id
30 Agustus 2025