Polda Jateng: Ada Tembakan Peringatan Sebelum Aipda Robig Tembak Gamma

Kasubdit 3 Jatanras Polda Jawa Tengah, AKBP Helmy Tamaela dalam RDP dengan Komisi III DPR RI, Selasa, 3 Desember 2024
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, VIVA – Kasubdit 3 Jatanras Polda Jawa Tengah, AKBP Helmy Tamaela mengatakan ada tembakan peringatan yang dikeluarkan Aipda Robig Zaenudin sebelum akhirnya menembak siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO).

31 Polisi Alami Luka Ringan hingga Operasi usai Demo 28 Agustus

Hal itu diungkap Helmy dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Desember 2024.

Awalnya, Helmy menjelaskan peristiwa ini berawal saat adanya sekumpulan anak-anak yang janjian melalui media sosial untuk tawuran. Namun, aksi tawuran tersebut batal terjadi karena salah satu kelompok membawa senjata tajam (sajam).

RS Polri Laporkan Tak Ada Polisi Meninggal usai Aksi 28 Agustus

"Ketika sampai di titik tempat pertemuan untuk terjadi tawuran, ajakan tawuran itu ada, menuju tempat TKP tawuran itu ada, tetapi proses untuk terjadinya tawuran tidak terjadi. Karena salah satu lawan itu membawa senjata tajam, sehingga lawan satunya mundur dan terjadi proses kejar mengejar sampai dengan TKP alfamart," kata Helmy di ruang rapat Komisi III DPR.

Helmy melanjutkan, di TKP alfamart, Aipda Robig muncul dari daerah Gunung Pati. Diketahui, Gunung Pati merupakan daerah yang berlawanan dari arah TKP.

Massa Demo di Polda Metro Tembakan Petasan hingga Bakar Fasilitas Umum

"Pada saat itu anggota ini sempat dipepet oleh orang yang dikejar oleh tiga kendaraan sepeda motor. Kemudian anggota ini minggir ke arah badan jalan, karena yang dikejar pertama tadi sudah masuk ke dalam gang, kemudian 3 orang sepeda motor ini berbalik lagi menuju ke TKP semula," ungkap dia.

Kemudian, kata dia, Aipda Robig ke arah tengah jalan. Dari arah 10 meter, Aipda Robig mengeluarkan tembakan peringatan satu kali dan mengatakan dirinya merupakan anggota polisi.

"Kemudian, karena saking kencang, tembakan kedua mengenai almarhum saudara Gamma yang berada di posisi tengah kendaraan pertama. Kemudian, untuk kendaraan kedua dilakukan penembakan juga tetapi tidak ada korban. Kemudian tembakan terakhir mengenai kendaraan terakhir dengan satu peluru tapi dua korban yang kena," jelas Helmy

Mahasiswa Diduga Dianiaya Polisi Saat Demo di Medan

Mahasiswa Diduga Dianiaya Polisi saat Demo di Medan, Terkapar Berdarah dan Kejang di Jalanan

Video mahasiswa terkapar berdarah dan kejang saat demo di Medan viral. Oegroseno kecam dugaan kekerasan polisi dan desak kasus ini diusut transparan.

img_title
VIVA.co.id
30 Agustus 2025