Angkasa Pura Catat OTP Layanan Penerbangan Haji Hingga 94 Persen
- VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)
Tangerang, VIVA - Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mencatatkan, on time performance (OTP) pada pelayanan penerbangan haji di seluruh bandara udara yang menjadi titik keberangkatan mencapai 94 persen.
"Layanan kepada jemaah haji berjalan sangat lancar, dan tercatat tingkat ketepatan waktu atau on-time performance (OTP) penerbangan haji mencapai 94 persen," kata Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi, Minggu, 11 Mei 2025.
Hal ini, adanya kolaborasi seluruh pihak, termasuk dalam memastikan alur keberangkatan terbaik bagi jemaah, ketersediaan fasilitas serta pelayanan di bandara.
Keberangkatan jamaah calon haji melalui layanan Terminal 2F Bandara soetta, Tangerang
- VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)
"Adanya kolaborasi yang baik membuat OTP kita pun baik, seperti, alur keberangkatan, guna mendukung kemudahan dan kelancaran proses keberangkatan jemaah haji, proses keimigrasian dan kekarantinaan dilakukan di asrama haji, serta kepabeanan di asrama haji atau di bandara," ujarnya.
Pemeriksaan keamanan sebelum keberangkatan juga dijalani jemaah di asrama haji, di mana InJourney Airports menyiagakan personel keamanan penerbangan serta mesin x-ray dan handheld metal detector (HHMD) di asrama haji.
"Dari sisi pelayanan, seluruh fasilitas bandara baik di sisi udara ( air side ) seperti apron dan runway , serta fasilitas sisi darat ( land side ) yang ada di terminal penumpang pesawat, dan seluruh staf bandara dapat melayani jamaah dengan baik," papar Faik.
Keberangkatan jemaah haji tersebut pun tergabung di dalam 134 kloter yang dibagi di 12 bandar udara, dengan penerbangan terbanyak di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yakni, 35 kloter.
Dilanjutkan dengan SAMS Sepinggan Balikpapan (2 kloter), Syamsuddin Noor Banjarmasin (2 kloter), Adi Soemarmo Solo (28 kloter), Juanda Surabaya (22 kloter), Kertajati Majalengka (6 kloter).
Lalu, Bandara Hang Nadim Batam (7 kloter), Minangkabau Padang (4 kloter), Kualanamu Deli Serdang (6 kloter), Sultan Hasanuddin Makassar (11 kloter), Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (5 kloter) dan Zainuddin Abdul Majid Lombok (6 kloter).
"Terbanyak di Soetta, terlebih di sana ada fasilitas lain yakni, layanan Makkah Route di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F agar semakin baik dalam melayani jemaah haji," ungkapnya.
