Pemerintah Janji Tindak Tegas Penyeleweng Dana Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA.co.id – Pemerintah memastikan akan menindak tegas siapa pun yang melakukan penyelewengan dana desa yang kini telah dikucurkan. Namun partisipasi masyarakat untuk mengawasi aliran dana itu sangat diperlukan.

Mendes Yandri Minta Pendampingan KPK: Dana Desa Banyak yang Dibancak oleh Oknum-oknum

"Pemerintah tidak main-main lagi. Kalau kemarin sifatnya hanya beritahu untuk berubah. Sekarang kalau ada penyelewengan kita akan tindak," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Senin, 7 Agustus 2017.

Sejauh ini, Eko menyebut, dari beberapa kasus penyelewengan dana desa yang ditemukan ditengarai dilakukan oleh oknum. Namun, ia merasa belum perlu membentuk lembaga khusus pengawas dana desa. Sebab, selain membutuhkan biaya lagi, juga belum bisa menjadi jaminan tidak akan ada lagi penyelewengan.

Mendes Yandri Adukan Ada Oknum Kades Pakai Dana Desa Buat Judi Online ke Kabareskrim Polri

Maka, dia berharap peran serta masyarakat secara keseluruhan untuk mengawasinya dan melaporkan dugaan temuan penyelewengan ke Satuan Tugas Dana Desa.

"Satgas kita ini kuat. Ketua, mantan pimpinan KPK, anggotanya dari kejaksaan, kepolisian, mantan Irjen dan LSM antikorupsi," ujar Eko. (ren)

Mendes Yandri: Anggaran Dana Desa Rp71 Triliun Tak Kena Efisiensi
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto

Temui Jaksa Agung, Menteri Desa Yandri Minta Kejagung Kawal Anggarannya Rp 71 Triliun

Yandri merasa perlu adanya kolaborasi dengan aparat penegak hukum guna pengawasan agar dana desa Tahun 2025 sebesar Rp 71 triliun yang telah digelontorkan.

img_title
VIVA.co.id
12 Maret 2025