Reshuffle Kabinet, Golkar Yakin Presiden Ingin Sosok Terbaik

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Edwin Firdaus

Jakarta, VIVA -- Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin, merespons keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan reshuffle perdana terhadap Mendiktisaintek Satryo Brodjonegoro di Kabinet Merah Putih. 

Tiga Fraksi Kompak! Gerindra, PDIP dan Golkar Setuju Tunjangan DPR Dihapus

Nurul enggan berspekulasi soal itu, tapi dia meyakini Presiden Prabowo menginginkan sosok yang terbaik di kabinetnya.

"Kami tahu betul dan paham betul bahwa reshuffle adalah hak prerogatif dari pemerintah, dari Presiden maksudnya. Dan, kami menghargai setiap pergantian yang dilakukan karena kan ini statusnya pembantu Presiden ya," kata Nurul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2025.

Haul Akbar Pangersa Uwa KH Zezen, Sarmuji Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kekaryaan

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Nurul Arifin

Photo :
  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

Nurul menegaskan, Presiden Prabowo ingin menteri terbaik bisa membantu menyukseskan program pemerintah. Nurul lantas menyebutkan, partainya dalam posisi menghormati.

Takziah ke Rumah Duka, Sekjen Golkar: InsyaAllah Affan Kembali ke Surga

"Jadi Presiden pasti menginginkan orkestra yang terbaik, orang-orang yang terbaik yang duduk di dalam kabinetnya sebagai pembantu Presiden. Saya kira posisi Golkar adalah menghargai proses tersebut," kata Nurul

Nurul meyakini kader Golkar yang berada di Kabinet Merah Putih merupakan sosok terbaik yang diusulkan oleh partai. Ia ingin setiap pihak di Golkar bisa solid, kompak dan tidak ada yang saling menjatuhkan.

"Ya kalau kami sih melihat bahwa kader-kader yang diberikan oleh Partai Golkar itu sudah yang terbaik dan kami sangat mendukung gitu, tidak ada saling menjatuhkan. Kami kompak ya. Kami kompak untuk Golkar gitu ya, untuk pemerintahan," katanya. 

Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Cak Imin: Semua yang Menghasilkan Kecemburuan Bakal Dievaluasi

Menko PM Cak Imin mengaku seluruh kebijakan termasuk tunjangan yang menimbulkan kecemburuan terhadap masyarakat akan dievaluasi

img_title
VIVA.co.id
31 Agustus 2025