Pertamina Operasikan Rig Baru di Blok Mahakam

Rig Tasha, Pertamina Hulu Mahakam.
Sumber :
  • Dokumentasi Pertamina Hulu Mahakam.

VIVA – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja Mahakam dan didukung SKK Migas, terus menggiatkan pengeboran guna mempertahankan tingkat produksi di blok migas tersebut. 

img_title EMP Gandeng Japex Percepat Pembangunan Blok Gas Gebang di Sumut

Mulai 25 April 2018 lalu, PHM mengoperasikan rig jack up Tasha untuk mengebor 14 sumur lepas pantai (offshore) Blok Mahakam. Rig tersebut tersebar di enam fasilitas anjungan lepas pantai (platform) di lapangan south Mahakam dan Sisi Nubi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

General Manager PHM, John Anis, mengatakan peningkatan aktivitas pengeboran di Wilayah Kerja (WK) Mahakam ini memperlihatkan komitmen Pertamina mengelola blok migas tersebut. 

img_title Energi Mega Persada Tambah Kepemilikan 25 Persen di Blok Kangean, Siap Jadi Pengendali Tunggal

"PHM memastikan agar produksi di wilayah kerja penghasil gas dan minyak ini tetap optimal dan memberikan hasil terbaik bagi negara," ujar John dikutip dari keterangan resminya, Jumat 27 April 2018.

Rig milik PT Apexindo Pratama ini akan beroperasi selama 24 bulan hingga April 2020. Persiapan untuk mendatangkan dan  mengoperasikan Rig Tasha ini  berjalan baik berkat dukungan penuh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementrian ESDM, maupun berbagai otoritas pemerintah yang terkait.  

img_title 3 Blok Migas Dilelang di IPA Convex 2025, ESDM: Harganya Lebih Murah

Dengan demikian sudah 3 rig yang dioperasikan PHM di Wilayah Kerja Mahakam, yaitu Rig Maera dan Rig Yani untuk wilayah delta, dan Rig Tasha untuk wilayah lepas pantai.  Bahkan, Rig Maera telah dioperasikan sejak 2017 dalam kerja sama dengan operator terdahulu.

Dia memaparkan, WK Mahakam yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, mulai dikelola oleh Pertamina sejak 1 Januari 2018, terdiri dari lima (5) lapangan yang memproduksi gas (Tambora, Tunu, Peciko, Sisi Nubi, dan South Mahakam), dan dua (2) lapangan yang memproduksi minyak (Bekapai dan Handil). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Standar keselamatan yang tinggi tetap dipertahankan oleh PHM, dan telah mencapai 111 hari tanpa kehilangan hari karena kecelakaan kerja (Lost Time Injury/LTI). 

”Keselamatan kerja tetap merupakan nilai utama yang diterapkan oleh PHM di Wilayah Kerja Mahakam” tegas John. (ren)

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, di acara Energi Mineral Festival 2025

Bahlil Buka Kemungkinan Blok Migas East Ambalat Dikelola Bersama RI-Malaysia

Potensi migas di wilayah Ambalat yang tengah diperdebatkan Indonesia-Malaysia, tidak bisa dikelola apabila masih dalam keadaan sengketa.

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut