Gali Potensi Turis China, BRI Gandeng Alipay

Direktur Konsumer BRI, Handayani.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan penyedia jasa sistem pembayaran asal China, Alipay. Hingga saat ini, kerja sama antara BRI dan Alipay masih tahap komunikasi termasuk dengan pemerintah. 

img_title Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda, Bank Jakarta Dukung Abang None 2025

Hal itu diungkapkan Direktur Konsumer BRI, Handayani usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantor pusat BRI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Baru MoU, belum ada timeline. Masih banyak yang harus disampaikan termasuk izin," ujar Handayani, Kamis 3 Januari 2019.

img_title Ekowisata Disebut Jadi Jalan Baru Pariwisata Indonesia

Meski demikian, ia masih optimistis bentuk kerja sama antara BRI dan Alipay dapat rampung tahun ini. Sebab, dia melanjutkan, kerja sama ini dilakukan untuk mendorong industri pariwisata Indonesia khususnya menggaet turis asal China. 

"Karena kan memang banyak domestik China yang datang ke Indonesia dan mereka punya alat bayar khusus. Tentu kita harus bisa memfasilitasi bagaimana mereka bisa bertransaksi di merchant kita," katanya. 

img_title Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Segera Hadir Pekan Depan. Ini Kilas balik kesuksesan 2024

Dalam hal ini, sambung dia, BRI berupaya untuk bisa mengakomodasi transaksi turis China di Indonesia menggunakan Alipay maupun potensi pemanfaatan alat bayar lainnya. Khususnya, kata dia, destinasi favorit turis China adalah di Bali. 

"Salah satunya fokusnya di Bali karena destinasi favorit bagi China tourism," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, untuk proyeksi keuntungan, Handayani mengaku belum bisa memperkirakannya. Namun, ditegaskannya, upaya kerja sama ini merupakan langkah untuk mendorong peningkatan pariwisata RI. 

"Ini kan salah satu opportunity kita agar transaksi khususnya support bagaimana pemerintah bisa terus meningkatkan pariwisata," tuturnya. (art)

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad

RUU Kepariwisataan Disahkan DPR jadi Undang-Undang

Komisi VI DPR jelaskan RUU tersebut dibutuhkan agar pembangunan pariwisata dilaksanakan secara lebih inklusif berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung kepada warga

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut