Pajak Capai Target Tapi APBN 2021 Defisit, Begini Penjelasan Menkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat Paparan APBN 2021.
Sumber :
  • VIVA/Arrijal Rachman

VIVA – Kementerian Keuangan mengumumkan, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga keseluruhan tahun anggaran 2021 masih defisit. Tapi, defisitnya lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.

img_title Jaga Pasar Domestik, Purbaya Bakal 'Binasakan' Rokok Ilegal

Defisit APBN itu mencapai Rp783,7 triliun dari target Rp1.006,4 triliun atau 4,65 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka defisit tersebut turun hingga 17,3 persen dari Desember 2021 yang sebesar Rp947,7 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jauh lebih kecil Rp222,7 triliun dari target yang kita estimasikan. Menggambarkan penerimaan negara kita melonjak sangat tinggi," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers, Senin, 3 Januari 2021.

img_title Dua Warga Tak Terima Anggota DPR Dapat Uang Pensiun, Dasco: Kami Akan Patuh

Sri menjelaskan, defisit tersebut dipengaruhi pendapatan negara yang mencapai Rp2.003,1 triliun atau naik 21,6 persen dibanding Desember 2020. Jika dibandingkan dengan target Rp1.743,6 triliun, realisasinya 114,9 persen.

"Tahun ini masih ada pandemi dan memukul dengan varian delta maupun omicron namun kita masih mampu tumbuh," tegas Sri.

img_title Dua Warga Tak Terima Anggota DPR Dapat Uang Pensiun, Langsung Gugat ke MK

Sementara itu, belanja negara, Sri menyebutkan telah terealisasi Rp2.786,8 triliun. Tumbuh 7,4 persen dari periode yang sama tahun lalu dan sudah 101,3 persen dari target APBN tahun ini yang sebesar Rp2.750 triliun.

"Kita masih ekspansi, berhasil membelanjakan di atas APBN yang Rp2.750 triliun," ucapnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Photo :
  • ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr.

Dengan catatan tersebut, keseimbangan primer mengalami defisit Rp440,2 triliun dari target tahun ini yang minus Rp633,1 triliun. Defisit keseimbangan primer itu turun 30,5 persen dari Desember 2020 sebesar Rp633,6 triliun.

"Betapa bedanya, itu berarti APBN kita jauh lebih baik dari yang didesain, sebesar Rp633,1 triliun," tutur Sri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk realisasi pembiayaan anggaran telah mencapai Rp868,6 triliun, turun 27,2 persen dari periode yang sama pada tahun lalu Rp1.193,3 triliun. Realisasinya 86,3 persen dari target tahun ini Rp1.006,4 triliun.

Ilustrasi pameran mobil.

Terpopuler: Pajak Kendaraan Bikin Pusing, Rakyat Butuh Mobil Murah

Dari isu pajak mobil yang bikin pusing hingga promo Mazda di GIIAS Bandung, yuk simak ringkasannya biar update tren terkini.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut